WFH usai lebaran 2026, antisipasi krisis energi global yang mulai menekan harga BBM

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 23 Maret 2026 | 15:09 WIB
Menyoroti penerapan work from home (WFH) yang akan diterapkan RI usai Lebaran 2026 hingga sejarah krisis energi global (Instagram.com/@airlanggahartarto_official - @realdonaldtrump)
Menyoroti penerapan work from home (WFH) yang akan diterapkan RI usai Lebaran 2026 hingga sejarah krisis energi global (Instagram.com/@airlanggahartarto_official - @realdonaldtrump)

Gangguan pasokan minyak dunia terjadi akibat terganggunya jalur distribusi strategis, termasuk Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global setiap hari.

Baca Juga: Libur lebaran membludak, Kapolres Subang turun langsung amankan jalur wisata

Selain itu, produksi gas alam cair (LNG) global juga terdampak, termasuk dari Qatar yang menyumbang sekitar 20 persen produksi dunia.

Kondisi ini menyebabkan harga energi melonjak dan memberi tekanan pada berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga industri.

Belajar dari krisis energi 1970-an

Situasi saat ini mengingatkan pada krisis energi global pada 1970-an, tepatnya setelah Perang Yom Kippur tahun 1973.

Kala itu, negara-negara Arab anggota OPEC melakukan embargo terhadap Amerika Serikat sebagai respons atas dukungan kepada Israel.

Baca Juga: Trisa Triandesa soroti pendidikan pascabencana di Aceh Tengah, siswa masih kekurangan buku

Dampaknya sangat besar, harga bahan bakar melonjak hingga 40 persen dalam waktu singkat, bahkan meningkat tiga kali lipat pada 1974.

Ketersediaan energi pun sempat mengalami kelangkaan yang memicu krisis global.

Kondisi serupa kini mulai menjadi perhatian banyak negara, sehingga kebijakan penghematan energi kembali dipertimbangkan.

Langkah antisipatif pemerintah

Selain WFH, berbagai langkah efisiensi energi mulai diterapkan di sejumlah negara, seperti pembatasan perjalanan dinas hingga pengurangan aktivitas kantor.

Baca Juga: Kronologi cucu Mpok Nori dibunuh di Cipayung, pelaku mantan suami ditangkap saat hendak kabur

Kebijakan ini bertujuan menjaga kestabilan pasokan energi di tengah ketidakpastian global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X