“Keterlambatan tersebut membuat para siswa harus menunggu cukup lama di sekolah,” tulis unggahan tersebut.
Baca Juga: Viral curhatan wanita diduga jadi korban pelecehan di KRL Bogor–Manggarai
Beberapa wali murid bahkan menyebut siswa sempat diminta tetap berada di sekolah hingga paket MBG tiba.
“Bahkan menurut beberapa wali murid, siswa sempat dilarang pulang sebelum makanan MBG tiba, sehingga memicu kekesalan dari orang tua,” lanjut keterangan tersebut.
Menu dinilai tak sebanding
Selain persoalan keterlambatan distribusi, menu makanan yang dibagikan juga menjadi sorotan.
Seorang warga setempat dalam unggahan tersebut menilai menu yang diterima siswa tidak sebanding dengan anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp10.000 per porsi.
Baca Juga: Kilas balik curhatan spiritual Vidi Aldiano: Setiap aku bernapas, perjalanannya luar biasa
Menu yang dibagikan pada saat itu disebut berupa bakpao, telur rebus, dan pisang.
“Bukan tidak bersyukur, tapi ini juga dari uang pajak masyarakat,” ungkap seorang warga di Banyumas.
“Jadi wajar kalau orang tua berharap menu yang diberikan sesuai dengan standar program MBG,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan distribusi makanan tersebut.
Warga berharap distribusi program MBG ke sekolah-sekolah dapat berjalan lebih tepat waktu agar tidak menimbulkan keluhan serupa di kemudian hari.***
Artikel Terkait
Viral curhatan mitra-SPPG di Purworejo yang kecewa soal juknis baru di tengah upaya peningkatan kualitas menu MBG
SPPG Cikole Sukabumi akui lalai usai bagikan menu MBG ikan nila yang masih mentah hingga sampai ke tangan siswa
Warganet soroti harga roti MBG di Cianjur, ditulis Rp3.500 padahal di warung seribuan
Pandji Pragiwaksono sentil menu fish and chips MBG Ramadan di Solo, wali kota turun tangan
Viral menu donat brand terkenal untuk MBG di Palu, warganet perdebatkan soal gizi
MBG TK di Rawajitu Timur Lampung telat dibagikan, wali murid soroti buah semangka yang masih mentah
Viral temuan belatung di ikan bandeng menu MBG di Sampang, SPPG Dalpenang minta maaf