Ia menilai konflik yang terjadi saat ini berpotensi berlangsung dalam waktu lama karena kedua pihak sama-sama menunjukkan sikap keras.
Dampak geopolitik dan ekonomi global
Yanuardi Syukur juga menyoroti bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada kawasan tersebut, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global.
Ketegangan militer di wilayah yang menjadi pusat produksi energi dunia dapat memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan risiko krisis energi global.
Selain itu, sejumlah negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab mulai menunjukkan perubahan sikap dengan mengeluarkan kecaman keras terhadap serangan Iran.
Namun hingga kini belum terlihat adanya langkah militer langsung dari negara-negara tersebut terhadap Iran.
Baca Juga: Sempat bertemu sehari sebelum meninggal, Enzy Storia ungkap momen terakhir bersama Vidi Aldiano
Menurut Yanuardi Syukur, negara-negara Teluk kemungkinan masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil langkah lebih jauh, termasuk dampak politik dan keamanan kawasan.
Timur Tengah berpotensi masuk fase ketidakstabilan
Ke depan, peta geopolitik Timur Tengah diperkirakan akan semakin terpolarisasi.
Iran di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei diprediksi akan memperkuat peran Korps Garda Revolusi Islam dalam kebijakan keamanan dan militer negara.
Di sisi lain, negara-negara Teluk yang merasa terancam kemungkinan akan memperdalam kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat.
Baca Juga: Kapabilitas rudal Iran dan ancaman nuklir, ini analisis peneliti UI Yanuardi Syukur
“Jika tidak ada ruang kompromi dari kedua kubu, kawasan Timur Tengah kemungkinan akan memasuki fase ketidakstabilan yang berkepanjangan,” kata Yanuardi Syukur.
Artikel Terkait
Antara Epstein Files dan serangan ke Iran, ada benang merah politik?
TV Iran diduga diretas, pidato Trump dan Netanyahu tiba-tiba muncul serukan warga bangkit
Curhat WNI asal Gresik di Jerman, Evan Haydar cemas negaranya ikut pusaran perang Israel vs Iran
Ceramah Cak Nun tahun 2012 soal perang Israel vs Iran kembali viral, singgung AS hingga Arab Saudi
Iran tak goyah meski Khamenei gugur, AS-Israel terjebak konflik panjang
Konflik Israel-Iran memanas, Mahfud MD minta RI kembali tegas ke politik bebas-aktif
Kapabilitas rudal Iran dan ancaman nuklir, ini analisis peneliti UI Yanuardi Syukur