Anak korban menyatakan bahwa HP pelaku sudah di-reset, sehingga sebagian bukti video hilang.
Laporan polisi dan viral di media sosial
Keluarga korban telah melapor ke kepolisian pada Jumat, 10 Oktober 2025, pukul 10.25 WIB, tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan.
Baca Juga: Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar, jalan alternatif warga ditutup total
Video yang diunggah di media sosial sudah ditonton lebih dari 10 juta kali, memicu solidaritas warganet untuk menuntut keadilan bagi korban.
Anak korban berharap kasus ini segera ditangani dan menjadi efek jera bagi pelaku.
“Harapannya keadilan ditegakkan, terutama untuk ibu saya. Tolong viralkan kasus ini agar tidak ada yang mengalami hal serupa,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Jangan asal tanya: Mengapa kita harus menghormati privasi orang lain
Studi: Gen Z paling merasa tak nyaman lihat ibu menyusui di ruang publik, terkait isu privasi
Dony Oskaria ditunjuk jadi Plt Menteri BUMN, rekam jejak panjang hingga kekayaan Rp33,5 miliar
Rekam jejak prestasi Jonatan Christie usai juara Korea Open 2025: Dari Asian Games hingga All England
Eks Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia di usia 72 tahun, ini rekam jejak dan perjalanan kariernya
Motif pembunuhan Alvaro terungkap: Rekam jejak digital ayah tiri buka rencana balas dendam, polisi telusuri pelaku lain
Fakta baru kematian Arya Daru: Keluarga ungkap rekam jejak 24 kali check-in hingga temuan luka benda tumpul