Program 'Ngabret Nyaah Ka Indung' menyasar perlindungan lansia, sementara kanal aduan #LaporKangRey dibuka untuk menampung aspirasi warga secara langsung melalui media sosial resmi bupati.
Dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya melalui unggahan di Instagram, Kang Rey menyampaikan bahwa arah kebijakan dimulai dari persoalan yang paling dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Warga Aceh Timur jalani sahur Ramadan pertama di tenda pengungsian pascabanjir
“Kami memulai kepemimpinan bukan dari janji besar, tetapi dari satu pertanyaan sederhana, apa yang paling dirasakan warga hari ini?,” tulis Kang Rey dikutip dari akun Instagram @reynaldyputraofficial, Sabtu 21 Februari 2026
“Jawabannya jelas, jalan rusak, tambang ilegal, bangunan sekolah yang belum layak, lansia yang butuh perhatian, dan desa yang ingin didengar. Dari sana, langkah dimulai," ambahnya.
Satu tahun memang belum menyelesaikan seluruh persoalan. Namun arah kebijakan yang ditempuh menunjukkan fokus pada pengetatan anggaran, percepatan pembangunan infrastruktur, serta gaya kepemimpinan responsif yang ingin dekat dengan masyarakat.***
Artikel Terkait
Kang Rey tegaskan rekrutmen industri Subang tanpa 'Jatah-jatahan', siapkan sistem satu pintu terintegrasi
Tak hanya apresiasi, Kang Rey tegaskan sanksi tegas ASN: 12 Orang sudah diberhentikan
PAD baru 87 persen, Kang Rey tekankan pajak harus terasa manfaatnya: Jalan, kesehatan, hingga pendidikan
Langkah strategis Kang Rey perkuat daya saing industri Subang lewat akses tol
Kang Rey tekan BUMD Subang berbenah: Jangan sekadar cari untung, bangun iklim bisnis sehat
Bermalam di posko banjir Pantura, Kang Rey pastikan warga terdampak banjir tak kekurangan kebutuhan
BP4D Subang matangkan Pra Musrenbang RKPD 2027, target jalan kabupaten 100 persen mulus