Polisi menilai kondisi tersebut sangat membahayakan, mengingat keselamatan puluhan penumpang berada di tangan pengemudi.
Baca Juga: ICCN dampingi Ternate Youth Planner 2026, dorong kota rempah jadi gerbang gastronomi dunia
61 Penumpang dialihkan demi keselamatan
Sebanyak 61 penumpang kemudian dialihkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan.
Langkah tersebut diambil guna memastikan keselamatan seluruh penumpang tetap terjamin.
Petugas bahkan menunjukkan botol minuman beralkohol yang ditemukan sebagai barang bukti.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pengalihan penumpang selanjutnya akan menjadi kewenangan pihak perusahaan otobus (PO).
Baca Juga: Hari raya lintas agama 2026: Imlek, Ramadan, dan Prapaskah berdekatan, momentum kebersamaan
Sementara itu, sopir beserta kru bus PO Harapan Jaya diamankan ke Polres Jombang untuk proses lebih lanjut.
Kasus ini memicu perhatian publik di media sosial. Banyak warganet menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pengemudi angkutan umum demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.***
Artikel Terkait
Elf rombongan peziarah terguling di Tanjakan Cae Sumedang: 4 Tewas, 12 dirawat, polisi duga sopir tak kenal medan
Viral dugaan pungli mobil relawan Aceh di Palembang, BPTD Sumsel ancam polisikan sopir dan penyebar video
Viral keluhan guru honorer soal gaji, bandingkan penghasilan dengan sopir MBG: Miris hati saya
Viral sopir MBG tabrak gerbang SDN Clapar Kebumen, warga ikat sopir yang rusuh
Ambulans tak bisa keluar parkiran saat akan jemput pasien, viral sopir cekcok dengan panitia hajatan di Cilegon
Sopir taksi di Bogor kembalikan uang Rp180 juta, tolak imbalan dan bikin salut warganet
Viral polisi hentikan bus ugal-ugalan di Jombang, sopir diduga pengaruh alkohol bawa 61 penumpang