Anak-anak tampak menikmati permainan mereka tanpa memperhatikan potensi bahaya dari kendaraan yang melintas.
Baca Juga: Banjir landa 9 kecamatan di Grobogan, warga ungkap air hampir atap dan minta dievakuasi
Kondisi tersebut dinilai berisiko, terutama jika kendaraan besar melintas atau pengendara tidak menyadari adanya anak-anak yang bermain di tengah jalan berlubang.
Ramai dibicarakan warganet
Hingga Senin, 16 Februari 2026, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 119,1 ribu pengguna TikTok dan menuai beragam komentar dari warganet.
Sebagian merasa prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan desa yang rusak, sementara lainnya menyoroti faktor keselamatan anak-anak yang bermain di area tersebut.
Baca Juga: Relawan di Aceh Utara haru dapat sekantong jeruk nipis dari warga Geudumbak yang masih mengungsi
Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur jalan di daerah, terutama di wilayah pedesaan yang terdampak kerusakan cukup serius hingga menimbulkan genangan besar saat hujan turun.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas setempat terkait tindak lanjut perbaikan jalan di lokasi tersebut.
Fenomena ini pun menjadi potret ironis, ketika kerusakan fasilitas umum justru berubah menjadi ruang bermain dadakan bagi anak-anak di tengah keterbatasan sarana.***
Artikel Terkait
55 Hari pascabanjir, rumah warga Pidie Jaya masih tertimbun lumpur: Sebulan lagi Ramadan
Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki
Petani Aceh Utara tetap menanam padi meski lumpur setinggi pinggang
Debu pekat selimuti Aceh Tamiang usai helikopter mendarat, lumpur kering picu ancaman kesehatan warga
Momen hangat relawan banjir dan longsor Purbalingga, ada ‘Posko Ngopi’ di tengah bersih-bersih lumpur
Meski terendam lumpur dan berbau, warga Aceh Tamiang pilah gabah pascabanjir untuk bertahan hidup
Viral sesepuh Karangmoncol Purbalingga ikut TMMD bangun jalan bikin salut warganet