Banjir landa 9 kecamatan di Grobogan, warga ungkap air hampir atap dan minta dievakuasi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 16 Februari 2026 | 23:55 WIB
Cerita warga saat banjir menggenangi area permukimannya di Grobogan (Instagram/kabar.grobogan)
Cerita warga saat banjir menggenangi area permukimannya di Grobogan (Instagram/kabar.grobogan)

Dalam video lain, warga di Perumahan Permata Hijau menyebut hingga pukul 07.00 WIB air masih terus naik.

Baca Juga: Perda miras Subang disorot usai 9 tewas, Kang Akur: Tak ada kompromi untuk oplosan

“Perumahan Permata Hijau, hari ini tanggal 16 Februari 2026, jam 7 pagi, air sepertinya masih terus naik, sedikit-sedikit,” kata perekam.

Data BPBD: Ketinggian 20 cm hingga 1 meter

BPBD Grobogan mencatat tinggi muka air bervariasi. Di Kecamatan Kedungjati, tepatnya di Desa Klitikan, Kedungjati, Wates, Jumo, Deras, dan Kalimaro, ketinggian air sekitar 20–30 sentimeter.

Di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, tiga dusun terdampak banjir setinggi 30–50 sentimeter, yakni Dusun Sasak, Tegalrejo, dan Bantengan, dengan kondisi berangsur surut.

Sementara itu, air setinggi sekitar 1 meter tercatat di Kelurahan Kalongan, Perumahan Permata Hijau. Namun dilaporkan mulai surut.

Baca Juga: Viral siswi kelas 2 SD minta MBG diganti uang Rp15 ribu saat Ramadan

BPBD menyebut penyebab banjir di sejumlah wilayah tidak hanya akibat luapan sungai, tetapi juga karena jebolnya tanggul Sungai Jajar.

Atas kejadian ini, BPBD telah melakukan evakuasi warga di sejumlah titik, di antaranya Perumahan Janur Kuning Desa Tambirejo, Permata Hijau Kelurahan Kalongan, Mekarsari Danyang, serta Jalan Tentara Pelajar Kecamatan Purwodadi.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X