Dalam video lain, warga di Perumahan Permata Hijau menyebut hingga pukul 07.00 WIB air masih terus naik.
Baca Juga: Perda miras Subang disorot usai 9 tewas, Kang Akur: Tak ada kompromi untuk oplosan
“Perumahan Permata Hijau, hari ini tanggal 16 Februari 2026, jam 7 pagi, air sepertinya masih terus naik, sedikit-sedikit,” kata perekam.
Data BPBD: Ketinggian 20 cm hingga 1 meter
BPBD Grobogan mencatat tinggi muka air bervariasi. Di Kecamatan Kedungjati, tepatnya di Desa Klitikan, Kedungjati, Wates, Jumo, Deras, dan Kalimaro, ketinggian air sekitar 20–30 sentimeter.
Di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, tiga dusun terdampak banjir setinggi 30–50 sentimeter, yakni Dusun Sasak, Tegalrejo, dan Bantengan, dengan kondisi berangsur surut.
Sementara itu, air setinggi sekitar 1 meter tercatat di Kelurahan Kalongan, Perumahan Permata Hijau. Namun dilaporkan mulai surut.
Baca Juga: Viral siswi kelas 2 SD minta MBG diganti uang Rp15 ribu saat Ramadan
BPBD menyebut penyebab banjir di sejumlah wilayah tidak hanya akibat luapan sungai, tetapi juga karena jebolnya tanggul Sungai Jajar.
Atas kejadian ini, BPBD telah melakukan evakuasi warga di sejumlah titik, di antaranya Perumahan Janur Kuning Desa Tambirejo, Permata Hijau Kelurahan Kalongan, Mekarsari Danyang, serta Jalan Tentara Pelajar Kecamatan Purwodadi.***
Artikel Terkait
Sampah jadi ancaman serius, Bupati Subang tegaskan lingkungan bersih modal cegah banjir dan bangun daerah
Bertahan 12 hari di rooftop saat banjir Aceh Tamiang, kisah warga saling jaga dan saling bantu
Viral pelajar di Lampung Tengah lewati banjir dan jembatan kayu lapuk demi berangkat sekolah
Sempat viral di medsos, cerita warga Aceh Tamiang bertahan di SPBU saat banjir bandang: Enam hari tanpa makan
Bencana 1 malam di Majalengka: Longsor tutup jalur provinsi, 65 rumah terendam banjir di 6 kecamatan
TNI AD pulihkan SD Muhammadiyah dan TK ABA, sekolah di Tapanuli Selatan kembali digunakan usai banjir
Gelondongan kayu bekas banjir terbakar di Aceh Utara saat dini hari, warga berhamburan ke lokasi