GENMILENIAL.ID — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah narasi yang tengah viral di media sosial mengenai suntikan dana Rp200 triliun ke himpunan bank milik negara (Himbara), yang disebut-sebut menipu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kemenkeu tegaskan informasi hoaks
Melalui akun resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Kemenkeu meminta masyarakat agar tidak menelan mentah-mentah berita bohong tersebut.
“Berita yang menyatakan ‘Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa telah tertipu Bank Himbara Rp200 triliun, para banker pengkhianat rakyat Indonesia. Purbaya kalah 1-0 dengan para banker’ adalah HOAKS,” tulis PPID Kemenkeu melalui akun Instagramnya pada Minggu, 25 Januari 2026.
Baca Juga: Gotong royong buka akses dusun terisolir pascabanjir bandang di Purbalingga
“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya," tambahnya.
Dalam unggahan tersebut, foto Menkeu Purbaya yang mengenakan seragam biru tua Kemenkeu juga diberi label 'Hoaks'.
Suntikan dana Rp200 triliun ke Bank Himbara
Sebenarnya, dana pemerintah yang disalurkan ke bank Himbara merupakan langkah resmi untuk mendorong penurunan suku bunga kredit dan memacu likuiditas perbankan.
Saat rapat kerja perdana dengan Komisi XI DPR RI di Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada 10 September 2025, Menkeu Purbaya menjelaskan rencana penyuntikan dana Rp200 triliun yang semula mengendap di Bank Indonesia (BI) ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Baca Juga: Curhatan Keanu Agl mengenang Lula Lahfah: Liburan yang tak terwujud dan pesan terakhir
Rinciannya:
- Bank Mandiri: Rp55 triliun
- Bank BRI: Rp55 triliun
- Bank BNI: Rp55 triliun
- Bank BTN: Rp25 triliun
- Bank BSI: Rp10 triliun
Pihak Kemenkeu menekankan bahwa BSI menjadi satu-satunya bank bukan milik negara yang menerima transferan karena aksesnya ke masyarakat di Provinsi Aceh.
Tambahan suntikan dana kembali diberikan 10 November 2025, sebesar Rp76 triliun, dibagi menjadi:
Artikel Terkait
Pemerintah sudah gelontorkan Rp2,3 triliun dari APBN untuk pelaksanaan MBG, Kemenkeu ungkap 3,26 juta orang menikmati Makan Bergizi Gratis
Ada target percepatan 82,9 juta penerima manfaat MBG di tahun 2025 sesuai instruksi Prabowo, Kemenkeu: Kita siagakan Rp171 triliun
Menteri Trenggono minta Kemenkeu cairkan anggaran Rp2 triliun untuk bangun kampung nelayan
Kemenkeu: Penunjukan marketplace jadi pemungut PPh bukan pajak baru
Dari LPS ke Kemenkeu, begini rekam capaian Purbaya Yudhi Sadewa di Triwulan I 2025
Kemenkeu buka peluang penempatan dana negara di BPD, tapi wanti-wanti risiko dan kasus lama
Menkeu Purbaya tegaskan data Kemenkeu sudah dicek berkali-kali, fokus dorong penyerapan APBN dan pertumbuhan 8 persen