Pengeroyokan disebut terjadi secara spontan
MLF menuturkan, insiden memanas saat dirinya dibawa ke kantor sekolah. Ia mengklaim guru tersebut kembali memancing emosi dengan ekspresi mengejek.
Baca Juga: Tantangan besar John Herdman di Timnas Indonesia: Misi akhiri puasa gelar 30 tahun di Piala AFF 2026
“Pas di kantor, dia malah senyum-senyum dan terus memancing. Bahkan dia duluan ninju hidung saya,” ungkapnya.
Ia menyebut, rekan-rekannya bereaksi spontan setelah melihat dirinya dipukul.
“Kalau tidak ada tamparan dan pukulan duluan, tidak akan ada pengeroyokan,” tegasnya.
Versi guru: Menegur karena dinilai tak sopan
Sementara itu, Agus Saputra memiliki versi berbeda. Dalam unggahan akun Instagram @jambisharing, Kamis 15 Januari 2026, ia mengaku hanya bermaksud menegur siswa yang dianggap tidak sopan.
Baca Juga: Rizky Ridho bidik trofi Piala AFF 2026, optimistis meski bukan agenda FIFA
“Kejadiannya berawal dari teguran. Saya ditegur dengan kata-kata tidak pantas saat mengajar,” ujar Agus.
Ia mengaku mendatangi kelas asal suara tersebut dan meminta siswa bertanggung jawab.
“Saya akui, saya refleks menampar satu kali karena merasa dilecehkan,” katanya.
Namun Agus membantah melakukan pemukulan lanjutan. Ia mengklaim justru menjadi korban pengeroyokan setelah suasana semakin memanas.
Tudingan sebutan ‘miskin’ dan klarifikasi guru
Artikel Terkait
Viral video siswa SMPN 39 Surabaya wajib tidur siang saat jam sekolah, ternyata sudah ada di beberapa negara
Viral siswa tidur siang di sekolah, Mendikdasmen ungkap itu kebijakan sekolah: Itu bagus
Viral siswa ngeluh gegara pergi sekolah jalan kaki, Dedi Mulyadi: Jagoan pantang minta bantuan
Pasca viral siswa Bekasi bersih-bersih sungai, Dedi Mulyadi: Lebih baik ketimbang urusin wisuda
Viral MPLS Core: Saat teman bawa bekal, siswi SD ini malah keluarkan kucing dari tas
Viral ucapan Wamen Stella soal MBG tingkatkan kemampuan matematika dan bahasa Inggris, BGN beri penjelasan
Viral Kepsek SDN 3 Sindang Sari Lampung Utara protes menu MBG busuk: Ini penghinaan buat anak sekolah