Mahfud MD soroti teror terhadap influencer, ingatkan negara wajib jamin rasa aman warga

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 7 Januari 2026 | 14:45 WIB
Menyoroti pernyataan eks Menko Polhukam, Mahfud MD terkait aksi teror terhadap para influencer yang sempat viral di medsos (Instagram.com/@mohmahfudmd)
Menyoroti pernyataan eks Menko Polhukam, Mahfud MD terkait aksi teror terhadap para influencer yang sempat viral di medsos (Instagram.com/@mohmahfudmd)

Rumah aktivis Greenpeace dikirimi bangkai ayam

Salah satu kasus teror yang mencuat dialami Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik.

Pada 30 Desember 2025, rumahnya didatangi teror berupa bangkai ayam yang diletakkan di teras rumah.

Bangkai tersebut ditemukan tanpa pembungkus, dengan secarik kertas ancaman yang diikatkan pada kakinya. Pesan itu bernada intimidatif dan menyasar keselamatan keluarga korban.

Influencer Aceh alami teror berlapis

Teror serupa juga dialami kreator konten asal Aceh, Sherly Annavita.

Baca Juga: Aditya Zoni soroti dugaan intimidasi terhadap Ammar Zoni di Rutan Salemba, nilai banyak kejanggalan proses hukum

Ia mengungkapkan menerima pesan ancaman berulang melalui nomor pribadi dan akun media sosialnya setelah menyampaikan pandangan soal penanganan bencana Sumatera.

Dalam unggahan Instagram @sherlyannavita pada 30 Desember 2025, Sherly menyebut teror yang dialaminya meningkat hingga ke aksi vandalisme.

Bom molotov dilempar ke rumah DJ Donny

Kasus paling mengkhawatirkan dialami influencer Ramond Donny Adam atau DJ Donny. Pada Rabu, 31 Desember 2025 dini hari, rumahnya dilempar bom molotov oleh dua orang tak dikenal.

Berdasarkan rekaman CCTV, bom molotov tersebut sempat mengenai kap mobil yang terparkir di rumahnya. Beruntung, api padam sebelum membesar.

Baca Juga: Akses darat terputus pascabanjir, guru di Aceh tengah uji nyali seberangi sungai demi tetap mengajar

DJ Donny telah melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya dan menilai teror tersebut membahayakan keselamatan keluarga serta lingkungan sekitar.

Ancaman serius bagi demokrasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X