“Ada sedikit miss untuk ukuran garasinya sehingga kendaraan tidak bisa dimasukkan full badan,” ungkap Sherly dalam keterangannya.
“Jadinya sesekali mobil disimpan di depan rumah sebagaimana umumnya tetangga yang lain, terlebih jalanan kompleksnya terhitung lebar,” sambungnya.
Pelaku gunakan dua motor
Sherly mengungkapkan, dari hasil pengamatannya terhadap rekaman CCTV, pelaku diduga menggunakan dua sepeda motor saat beraksi.
“Satu motor awal sepertinya yang memastikan target, dan motor kedua yang dinaiki dua orang yang melakukan tugasnya,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan alasan memilih mempublikasikan rekaman CCTV tersebut ke media sosial. Menurut Sherly, ancaman yang diterimanya sudah melibatkan anggota keluarga.
“Karena ancamannya sudah melibatkan keluarga, dengan mengirimkan identitas adik. Setelah sebelumnya banyak sekali DM teror yang punya tingkat kemiripan,” ujarnya.
Baca Juga: Tak lagi wacana, program seragam sekolah gratis di Subang mulai dibagikan 13 Januari 2026
“Jadi kalau ada hal-hal aneh terjadi setelah ini, teman-teman juga setidaknya sudah tahu urutan peristiwanya,” tambah Sherly.
Seruan dan peringatan dari Sherly Annavita
Di akhir unggahannya, Sherly menyampaikan pesan dan harapannya kepada publik. Ia mengajak semua pihak menjadikan berbagai peristiwa yang terjadi sebagai momentum refleksi bersama.
“Mari jadikan momen bencana alam di Sumatra, teror terhadap para penggiat sosial, dan pergantian tahun ini sebagai momentum untuk sama-sama menyatukan komitmen membangun bangsa dengan fair,” ucapnya.
“Baik dan benar agar cita-cita mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur itu bisa segera terwujud nyata,” pungkas Sherly.***
Artikel Terkait
ESAI: Buzzer atau influencer bukanlah pers: Sebuah analisis
Ingar perang tarif China vs AS, influencer Raymond Chin justru bongkar soal masalah impor di negeri Paman Sam
Analis: Prabowo harus lebih sering bicara lewat media, bukan influencer
Pakar komunikasi desak pemerintah rangkul media, bukan influencer, untuk jaga kepercayaan publik
Teror bom di 3 sekolah internasional Tangsel–Jakut, polisi telusuri jejak digital nomor asal Nigeria
Tinggalkan lokasi bencana di Aceh Tamiang, influencer Vilmei terisak dikuatkan warga: Jangan nangis, kami bahagia
Harga cabe anjlok pascabencana, influencer Amien Ashal borong dagangan pedagang di Takengon dengan harga Medan