Jalan santai lintas iman hingga donor darah, Bupati Subang tegaskan kerukunan harus hadir dalam aksi nyata

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 30 Desember 2025 | 17:52 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, berikan sambutan pada Jalan Santai Kerukunan dan Donor Darah di Kantor Kemenag Subang, Selasa 30 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, berikan sambutan pada Jalan Santai Kerukunan dan Donor Darah di Kantor Kemenag Subang, Selasa 30 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Subang menjadi momentum penguatan kerukunan lintas umat beragama yang tidak berhenti pada slogan.

Hal itu ditegaskan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, saat menghadiri sekaligus membuka Jalan Santai Kerukunan dan Donor Darah di Kantor Kemenag Subang, pada Selasa 30 Desember 2025. 

Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur lintas agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.

Suasana kebersamaan dan partisipasi aktif menjadi gambaran konkret bahwa kerukunan dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Kriminalitas Subang turun 12 persen sepanjang 2025, Polres tegaskan arah Polri yang humanis dan berbasis teknologi

Kerukunan sebagai fondasi pembangunan sosial

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, menjelaskan bahwa HAB ke-80 mengusung tema 'Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju'.

Tema ini menegaskan bahwa keharmonisan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai dan berkemajuan.

Menurutnya, keterlibatan lintas unsur dalam kegiatan jalan santai dan donor darah mencerminkan sinergi nyata antara nilai keagamaan dan kepedulian sosial.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Subang yang secara langsung melepas peserta dan mendukung rangkaian kegiatan sosial tersebut.

Baca Juga: ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Madrasah dan nilai agama sebagai penguat karakter

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi I Elita Budiarti, yang juga dikenal sebagai Ibu Madrasah Kabupaten Subang, menekankan pentingnya peran madrasah dan nilai keagamaan dalam pembentukan karakter masyarakat yang toleran dan berakhlak.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memulai penguatan nilai tersebut dari diri sendiri, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenag demi mewujudkan Kabupaten Subang yang religius dan harmonis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X