Suara generasi muda dalam mitigasi risiko lingkungan: Kolaborasi lintas agama untuk masa depan berkelanjutan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 14 Maret 2025 | 17:34 WIB
FGD bersama kelompok muda lintas agama tentang Kerja-kerja Advokasi dalam 'Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk  memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan” pada Kamis 13 Maret 2025 secara daring melalui ZOOM
FGD bersama kelompok muda lintas agama tentang Kerja-kerja Advokasi dalam 'Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan” pada Kamis 13 Maret 2025 secara daring melalui ZOOM

GENMILENIAL.ID - Krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan membutuhkan solusi yang inklusif dan kolaboratif.

Menyadari hal ini, Kementerian PPN/Bappenas bersama The Foreign, Commonwealth, and Development Office of the UK Government (FCDO) menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) dengan tema 'Konsultasi tentang Kerja-kerja Advokasi dalam Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk Memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan'.

Acara yang dihelat secara daring pada Kamis 13 Maret 2025 ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development Initiative/LCDI) Fase 2, yang diinisiasi oleh Oxford Policy Management Limited (OPML) dan Eco Bhinneka Muhammadiyah.

FGD ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam menggalang kerja sama antarumat beragama, sekaligus menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam upaya mitigasi risiko lingkungan.

Baca Juga: Ada foto baru Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron yang dibocorkan ke publik, benarkah keluarga mendiang punya 200 foto lainnya selama masa pacaran?

Sebagai generasi yang akan mewarisi bumi, suara dan aksi mereka dinilai krusial untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Generasi muda: Kunci gerakan keadilan lingkungan

Dari Eco Bhinneka Muhammadiyah dan GreenFaith Indonesia, Parid Ridwanuddin menekankan betapa pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya mengatasi krisis lingkungan.

FGD bersama kelompok muda lintas agama tentang Kerja-kerja Advokasi dalam 'Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk  memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan” pada Kamis 13 Maret 2025 secara daring melalui ZOOM
FGD bersama kelompok muda lintas agama tentang Kerja-kerja Advokasi dalam 'Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan” pada Kamis 13 Maret 2025 secara daring melalui ZOOM

“Berdasarkan survei UNDP 2022 terhadap 2 juta anak muda di 50 negara, generasi berusia 0-35 tahun memiliki keresahan yang tinggi terhadap situasi lingkungan saat ini," kata Parid

"Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata menyelesaikan krisis lingkungan. Sementara itu, generasi di atas 36 tahun cenderung bersikap kurang peduli terhadap krisis,” sambungnya.

Baca Juga: Dua foto baru Kim Soo-hyun dan mendiang Kim Sae-ron dibocorkan, ada tangkapan layar chat permintaan tolong: Selamatkan saya

Parid menjelaskan bahwa ketidakpedulian generasi sebelumnya telah menciptakan ketimpangan antargenerasi.

“Generasi mendatang memiliki hak yang sama untuk menikmati bumi yang sehat. Kita harus mewariskan mata air, bukan air mata,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X