Potret solidaritas ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam situasi darurat, kemandirian masyarakat sering kali menjadi penopang pertama sebelum bantuan skala besar hadir.
Harapan warga kini tertuju pada percepatan pemulihan infrastruktur agar akses transportasi dapat kembali normal secara permanen.***
Artikel Terkait
Kepolosan anak korban banjir Aceh Tamiang: Rumah hancur tinggal seng, tapi tetap mengaku sehat
Hanya minta selimut dan pampers adik, bocah Aceh Tamiang ini ketuk hati relawan
Cerita ayah di Garoga Tapsel, anaknya yang masih 2 tahun terseret banjir saat sedang menyusu ibunya
Hanya minta sajadah untuk mama, bocah korban banjir Aceh Tamiang ini juga sedih lihat sekolahnya hancur
Kepolosan dua bocah di Tapanuli Tengah ceritakan rumah biru mereka hancur diterjang banjir
Belajar dari Swiss dan Jepang, Ferry Irwandi soroti bahaya gelondongan kayu pascabanjir Sumatera
Air terus naik di tengah malam, warga Bona Lumban Tapteng memohon evakuasi: Kami tidak tahu pergi ke mana