Di tengah perjalanan, pelaku wanita sempat diturunkan dengan alasan akan ditegur oleh pacarnya yang disebut-sebut sebagai aparat.
Namun, belakangan alasan tersebut diduga hanya kedok untuk melancarkan aksi selanjutnya.
Motor korban diambil, rekening dipaksa dikuras
Sementara korban masih disekap di dalam mobil, pelaku wanita justru kembali ke Plaza Pondok Gede untuk mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir di lokasi ATM.
Dalam kondisi terancam, korban dipaksa mentransfer sejumlah uang dari rekening pribadinya.
Disebutkan, para pelaku mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya dan bahkan disebut mengancam korban dengan senjata api.
“Di bawah ancaman, korban terpaksa menuruti permintaan pelaku karena ketakutan,” tulis unggahan tersebut.
Baca Juga: Dinsos Subang tegaskan kolaborasi filantropi jadi kunci jawab masalah sosial daerah
Setelah uang korban berhasil dikuras, pelaku akhirnya menurunkan korban di lokasi berbeda dan memesankan ojek untuk kembali ke Plaza Pondok Gede.
Namun setibanya di lokasi, korban mendapati sepeda motornya telah raib dibawa kabur para pelaku.
Hingga kini, kasus tersebut menjadi sorotan warganet dan menjadi peringatan akan maraknya modus kejahatan dengan dalih tuduhan transaksi ilegal.***
Artikel Terkait
Polsek Pabuaran amankan para pelaku pencurian rel besi PT KAI
Satu tersangka ditangkap saat hendak ke Dubai, begini geliat polisi usut tuntas kasus geng rampok Rusia terhadap WNA Ukraina di Bali
Polsek Pagaden ringkus dua pelaku pencurian rel kereta milik PT KAI, dua orang lagi masih buron, ini ancaman hukuman yang menanti
3 Fakta terkini pencurian barang berharga dalam koper penumpang pesawat di Bandara Makassar, perhiasan 4 gram raib!
Tak ingin ungkap identitas pelaku, Billy Syahputra bongkar kasus pencurian tabungan mendiang Olga yang capai Rp1,5 M: Terjadi semasa sakit
Polsek Patokbeusi tangkap pelaku pencurian kotak amal di Masjid Miftaul Huda
Ketua KPU Subang tegaskan pencurian logistik pemilu terjadi di Gudang SKB, bukan gudang utama