3 Korban tewas longsor ditemukan di Tapanuli Tengah, warga terisolir bertahan hidup dengan makan durian

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 5 Desember 2025 | 13:15 WIB
Menyoroti evakuasi korban banjir-longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) (Instagram.com/@masinton)
Menyoroti evakuasi korban banjir-longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) (Instagram.com/@masinton)

GENMILENIAL.ID — Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga korban meninggal dunia akibat longsor di KM 13 Kalangan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Rabu 3 Desember 2025 malam.

Penemuan ini menambah daftar korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sibolga dan Tapteng selama sembilan hari terakhir.

Identitas korban dan proses evakuasi

Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi, menjelaskan bahwa ketiga korban ditemukan dalam kondisi tertimbun material longsor.

Baca Juga: Perumda Tirta Rangga salurkan pipa ke Pasanggrahan, atasi ketimpangan akses air bersih di Kasomalang

“Pada hari kesembilan banjir Sibolga dan Tapanuli sekitarnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 orang korban di daerah KM 13 Kalangan Indah,” kata Arga, Kamis 4 Desember 2025. 

Ketiga korban yang ditemukan ialah:

  • Yalima Zega (50 tahun)
  • Ibzaro Zai (52 tahun)
  • Iren Frida Jois (16 tahun)

Setelah dievakuasi, seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Hingga kini, beberapa tim SAR masih disebar ke sejumlah titik pencarian lainnya.

Baca Juga: Banjir besar Sumatera disorot, legislator PKB minta Menhut Raja Juli mundur dalam rapat panas DPR

Warga Terisolir: Bertahan hidup dengan makan durian

Dampak bencana yang luas membuat sejumlah desa di Tapanuli Tengah masih terisolir.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengungkapkan kondisi warganya melalui akun Instagram pribadinya.

“Bahkan masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dgn makan durian,” tulis Masinton pada Rabu 3 Desember 2025.

Ia menuturkan bahwa hingga hari kedelapan, masih banyak wilayah yang gelap gulita akibat pasokan listrik terputus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X