Menurutnya, banjir besar dan longsor di tiga provinsi tersebut telah menimbulkan dampak luar biasa, termasuk korban jiwa, kerusakan infrastruktur, hingga lumpuhnya ekonomi dan aktivitas sosial warga.
Ia menambahkan bahwa ribuan warga masih terisolasi, puluhan ribu rumah terendam, dan berbagai fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, jembatan, hingga jalan nasional mengalami kerusakan parah.
“Di sejumlah wilayah, akses transportasi terputus total sehingga bantuan logistik tidak dapat disalurkan,” katanya.***
Artikel Terkait
Akses darat sulit ditembus, Kepala BNPB ungkap 50 tentara jalan kaki ke daerah terisolir di Tapanuli Utara–Sibolga
Insiden penjarahan minimarket di Sibolga: Wagub Sumut imbau warga sabar, BNPB tegaskan tak ada perusakan
Masih terisolir, Kepala BNPB sebut Tapanuli Tengah dan Sibolga perlu perhatian serius
Pemerintah kerahkan seluruh kekuatan nasional tangani bencana Sumatera, Malaysia turut kirim bantuan medis
Pemprov Sumut akui kendala distribusi, minta warga Tapanuli Tengah–Sibolga bersabar di tengah aksi penjarahan minimarket
BNPB sebut Tapanuli Selatan terparah pascabanjir akibat kayu gelondongan terbawa arus
Sumbar dinilai lebih pulih dibanding Sumut dan Aceh pascabencana, OMC terus digencarkan