Pemerintah kerahkan seluruh kekuatan nasional tangani bencana Sumatera, Malaysia turut kirim bantuan medis

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 30 November 2025 | 21:56 WIB
Menyoroti proses pemulihan setelah bencana banjir hingga longsor yang melanda Sumatera (Dok. Komdigi)
Menyoroti proses pemulihan setelah bencana banjir hingga longsor yang melanda Sumatera (Dok. Komdigi)

GENMILENIAL.ID — Pemerintah RI tengah mempercepat proses pemulihan usai bencana banjir hingga longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa seluruh kekuatan nasional telah dikerahkan untuk menangani bencana tersebut.

Hal itu disampaikan saat dirinya memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, pada Minggu, 30 November 2025.

Baca Juga: Masih terisolir, Kepala BNPB sebut Tapanuli Tengah dan Sibolga perlu perhatian serius

“Presiden memerintahkan untuk menambah seluruh kekuatan nasional, fokus untuk penanganan tanggap darurat secepat-cepatnya,” tegas Pratikno.

Ia memastikan pemerintah terus melakukan evakuasi, mengerahkan logistik, memberikan perlindungan bagi pengungsi, hingga menurunkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak di Sumut. Upaya serupa juga diperkuat untuk Aceh dan Sumbar.

“Tadi sudah dilaporkan, pemberian logistik terus mengalir dari pemerintah maupun lembaga non-pemerintah, dan akan terus didistribusikan,” jelasnya.

Baca Juga: Insiden penjarahan minimarket di Sibolga: Wagub Sumut imbau warga sabar, BNPB tegaskan tak ada perusakan

Skenario pemulihan pascabencana

Selain fokus pada tanggap darurat, Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan skenario rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Di saat yang sama kami juga menyiapkan skenario untuk pemulihan. Rehabilitasi dan rekonstruksi,” terangnya.

Ia menambahkan, penyediaan hunian sementara menjadi salah satu prioritas utama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Saya sudah diskusi dengan Menko Infrastruktur tentang bagaimana pemulihan cepat bisa dilakukan, termasuk penyediaan hunian sementara,” ujarnya.

Baca Juga: Rais Aam PBNU tegaskan Gus Yahya tak lagi menjabat ketua umum dan umumkan pembentukan TPF

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X