Pemprov Sumut akui kendala distribusi, minta warga Tapanuli Tengah–Sibolga bersabar di tengah aksi penjarahan minimarket

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 1 Desember 2025 | 15:35 WIB
Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga (Instagram.com/@bobbynst)
Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga (Instagram.com/@bobbynst)

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta masyarakat tetap bersabar karena pemerintah sedang berupaya membuka akses dan mempercepat distribusi bantuan.

Ia menegaskan bahwa logistik sebenarnya mencukupi, namun hambatan terbesar ada pada akses menuju lokasi bencana.

“Pemerintah, baik pusat maupun provinsi, itu logistik cukup. Cuma mau menyampaikan ke sana itu sebetulnya yang belum bisa,” ujar Surya di Medan.

Baca Juga: Momen terakhir Gary Iskak terungkap: Sempat pinjam RX King untuk lepas rindu sebelum alami kecelakaan maut

Untuk daerah yang masih terisolir, Pemprov Sumut mengalihkan jalur distribusi melalui Subulussalam, Aceh, menggunakan kendaraan berukuran kecil yang mampu melewati medan yang tersisa.

BNPB: Warga mengambil makanan, bukan merusak

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan bahwa tindakan warga di Tapteng dan Sibolga bukan aksi kriminal yang disertai perusakan.

Menurutnya, warga hanya mengambil bahan makanan karena keharusan bertahan hidup.

“Kita yakin itu bukan niat jahat. Mungkin karena sudah beberapa jam atau beberapa hari belum makan sehingga terkesan begitu,” ujar Suharyanto.

Baca Juga: Pemerintah kerahkan seluruh kekuatan nasional tangani bencana Sumatera, Malaysia turut kirim bantuan medis

Ia menegaskan bahwa warga tidak memecahkan kaca atau merusak fasilitas minimarket.

BNPB juga menegaskan bahwa Tapteng dan Sibolga adalah wilayah yang terdampak paling parah dan masih terisolir hingga saat ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X