Longsor Banjarnegara: 10 Korban tewas, 18 masih hilang, evakuasi terkendala longsoran susulan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 21 November 2025 | 10:17 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (X.com/@KemenPU)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (X.com/@KemenPU)

Untuk mengurangi risiko, tim gabungan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta membuat jalur pembuangan air agar area material longsor tidak semakin jenuh.

Baca Juga: PSSI tunjuk Nova Arianto jadi pelatih Timnas U-20, begini rekam jejak dan rencana besarnya

Sebanyak 12 excavator dan 12 alkon juga dikerahkan membuka jalur evakuasi.

Cerita pilu penyintas: Gemuruh besar dan pelarian ke hutan

Di tengah upaya penyelamatan, muncul kisah-kisah memilukan dari para penyintas. Salah satunya disampaikan Sumarti, warga Pandanarum yang berhasil selamat.

“Waktu kejadian itu terdengar suara gemuruh. Beberapa warga memastikan kondisi daerah atas. Tapi ternyata longsor itu membesar, saya pun lari menyelamatkan diri,” ujarnya di posko pengungsian, Senin, 17 November 2025 malam.

Sumarti menuturkan warga awalnya berlari ke area makam dusun, namun kondisi makin berbahaya sehingga mereka terpaksa melanjutkan pelarian ke hutan.

Baca Juga: Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI

“Setelah sampai di hutan, kami dijemput petugas. Lalu dibawa ke puskesmas dan kemudian ke posko,” kisahnya.

Ancaman hujan lebat, warga diminta tetap waspada

BNPB mengimbau warga di sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi.

Risiko longsor susulan, kontur tanah yang labil, serta aliran mata air disebut menjadi ancaman paling serius dalam beberapa hari ke depan.

Proses pencarian masih terus berlangsung hingga hari ini.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X