Serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis capai 61 persen, BGN prediksi butuh tambahan Rp29,5 triliun

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 13 November 2025 | 12:41 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana sebut serapan anggaran program MBG mencapai 61 persen (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Kepala BGN Dadan Hindayana sebut serapan anggaran program MBG mencapai 61 persen (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

 

GENMILENIAL.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan, serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pertengahan November 2025 telah mencapai 61 persen dari total pagu.

Namun, Dadan menilai pihaknya kemungkinan membutuhkan tambahan anggaran untuk menutup kebutuhan operasional hingga akhir tahun.

“Sesuai dengan planning kita, anggaran kita sudah terserap sampai hari ini Rp43,4 triliun, itu sudah mencakup 61 persen,” ujar Dadan kepada wartawan pada Rabu, 12 November 2025.

Ia menjelaskan, untuk kategori bantuan pemerintah, serapan anggaran baru mencapai 36,23 persen dari total pagu Rp51,2 triliun.

Baca Juga: Subang pertahankan predikat informatif, Kang Akur soroti inovasi digital untuk keterbukaan informasi publik

“Jadi untuk 50 hari ke depan masih tersisa kurang lebih Rp14 triliun,” lanjutnya.

BGN prediksi butuh tambahan dana Rp29,5 triliun

Menurut Dadan, kebutuhan dana hingga akhir tahun bisa melampaui angka tersebut. Ia memperkirakan, dalam sisa waktu sekitar 50 hari, program Makan Bergizi Gratis akan memerlukan tambahan sekitar Rp29,5 triliun agar pelaksanaannya tetap optimal.

“Kemungkinan kita akan membutuhkan anggaran biaya tambahan karena di 50 hari terakhir untuk bantuan pemerintah membutuhkan 29,5 triliun,” ungkapnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan masyarakat berpendapatan rendah.

Baca Juga: Kapolri masuk Komisi Reformasi Polri bentukan Prabowo, Jimly: Jadi jembatan koordinasi cepat antara pemerintah dan Polri

Sejak diluncurkan, program ini telah mencakup ribuan sekolah dan komunitas penerima manfaat di seluruh Indonesia.

BGN fokus cegah kecelakaan pangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X