Janji insentif Rp5 juta untuk SPPG bikin konten positif MBG ternyata hanya candaan, BGN luruskan pernyataan Nanik S. Deyang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:02 WIB
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang menyebut ada insentif Rp5 juta untuk SPPG (BGN)
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang menyebut ada insentif Rp5 juta untuk SPPG (BGN)

GENMILENIAL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi atas pernyataan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, yang sempat menyebut akan memberikan insentif Rp5 juta bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membuat konten positif tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut viral dan memicu perdebatan publik lantaran dianggap sebagai bentuk imbalan resmi dari lembaga negara.

Namun, BGN menegaskan bahwa ucapan itu bukan keputusan kelembagaan, melainkan hanya guyonan spontan dalam suasana santai rapat koordinasi.

Baca Juga: Banjir dan longsor terjang Sukabumi, 1.800 warga terdampak: BPBD sebut salah satu yang terparah tahun ini

“Pernyataan soal insentif Rp5 juta itu bukan keputusan resmi, melainkan hanya candaan yang disampaikan untuk memotivasi para peserta agar lebih kreatif dalam menyebarkan informasi positif tentang program MBG,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam keterangannya, Selasa, 28 Oktober 2025.

BGN tegaskan tidak ada program dengan skema insentif

Khairul menjelaskan, BGN tidak memiliki kebijakan atau program yang memberikan insentif kepada pihak-pihak tertentu, termasuk SPPG.

Pernyataan Nanik, kata dia, lebih bersifat motivatif agar pelaksana daerah aktif melakukan komunikasi publik yang sehat dan cepat dalam menangkal hoaks soal MBG.

Baca Juga: Syahganda Nainggolan: Luka 10 tahun dari Jokowi mulai disembuhkan pemerintahan Prabowo

“Candaan tersebut dimaksudkan untuk menyemangati peserta agar berani tampil dan kreatif di media sosial dengan konten yang edukatif serta inspiratif,” jelasnya.

BGN, lanjut Khairul, tetap berkomitmen menjalankan seluruh kebijakan sesuai ketentuan dan mekanisme anggaran negara, termasuk dalam urusan komunikasi publik dan sosialisasi program.

Dorong komunikasi publik yang transparan

Selain meluruskan isu insentif, BGN juga menegaskan pentingnya komunikasi publik yang transparan dan berbasis data.

Pihaknya terus melakukan pelatihan bagi Koordinator Regional (Kareg) dan Koordinator Wilayah (Korwil) untuk mengelola informasi resmi mengenai program MBG di media sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X