Hingga saat ini, polisi belum mengungkap identitas maupun motif pelaku.
Baca Juga: KDM tegas soal kasus guru tampar siswa di Subang: Disiplin harus tanpa kekerasan
Tim Gegana turun tangan selidiki sumber ledakan
Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan sterilisasi dan penyelidikan menyeluruh di area sekolah. Dua unit kendaraan Gegana tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB.
“Masih diselidiki oleh tim Gegana. Ada SOP khusus untuk memastikan sumber ledakan dan potensi bahan peledak lain,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.
Budi menambahkan, hingga kini penyebab pasti ledakan belum bisa dipastikan, meski beredar kabar bahwa ledakan berasal dari perangkat elektronik sekolah.
“Masih kami dalami, jangan berspekulasi dulu,” tegasnya.
Sekolah ditutup sementara untuk penyelidikan
Setelah kejadian, area SMAN 72 Kelapa Gading ditutup sementara. Aparat gabungan dari Polri dan TNI menjaga ketat lokasi untuk memastikan keamanan dan mencegah warga masuk ke area yang belum steril.
Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga tengah melakukan koordinasi untuk memastikan proses belajar mengajar dapat dilanjutkan setelah situasi dinyatakan aman.***
Artikel Terkait
Ledakan amunisi di Garut tewaskan 9 warga sipil, Dedi Mulyadi ungkap ada korban yang telah bekerja selama 10 tahun
Ledakan hebat guncang sumur Pertamina EP di Cidahu Subang, warga panik
Dua pekerja luka bakar akibat ledakan gas di sumur Pertamina EP Subang
Polres Subang bertindak cepat tangani ledakan gas di PT Pertamina EP Cidahu
Investigasi ledakan sumur gas Cidahu berlanjut, Tim Puslabfor turun ke lokasi
Diduga akibat kebocoran gas, ledakan di area kerja Pertamina Subang lukai dua karyawan
Ledakan misterius porak-poranda 13 rumah di Pamulang, warga panik duga meteor jatuh