Lebih lanjut, Said menilai pernyataan Prabowo menunjukkan perbedaan pandangan dengan Menkeu Purbaya.
“Bisa ditafsirkan bahwa ini gigi taringnya Purbaya dicabut,” ujarnya.
Baca Juga: Mendagri Tito pastikan Gubernur Riau Abdul Wahid bakal dinonaktifkan jika ditahan KPK
Menurut Said, hal ini bisa berdampak pada citra Prabowo sebagai presiden yang diharapkan publik menjadi simbol pemberantasan korupsi dan pemerintahan bersih.
“Pernyataan kemarin seakan-akan bertolak belakang dengan semangat pemberantasan korupsi,” tuturnya.
Meski begitu, Said menekankan Prabowo tidak menyinggung soal tanggung jawab jika ditemukan unsur korupsi dalam proyek Whoosh.
Pernyataan Prabowo soal Whoosh
Sebelumnya, saat menghadiri peresmian revitalisasi Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa 4 November 2025, Prabowo menegaskan dirinya siap menanggung tanggung jawab proyek Whoosh.
“Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah. Saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya,” kata Prabowo.
Ia juga meminta PT KAI fokus melayani masyarakat.
“Teknologi, semua sarana itu tanggung jawab bersama, dan di ujungnya tanggung jawab Presiden Republik Indonesia. Jadi saya sekarang tanggung jawab Whoosh,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Anthony Budiawan: Proyek Whoosh bukan sekadar soal utang, tapi dugaan pemufakatan jahat dan mark up anggaran
Anthony Budiawan desak KPK usut dugaan mark up Whoosh: Jangan ada yang cuci tangan, termasuk Jokowi dan Luhut
Mahfud MD soroti proyek Whoosh Rp116 triliun: KPK bisa panggil Jokowi untuk dimintai keterangan
Hasto Kristiyanto kritik proyek kereta cepat Whoosh, pertanyakan prioritas di tengah kebutuhan dasar rakyat
AHY: Pemerintah akan hadir tangani polemik keuangan kereta cepat Whoosh, Prabowo siapkan ekspansi jalur hingga Banyuwangi
Presiden Prabowo tegas ambil tanggung jawab soal Whoosh: Jangan dipolitisasi, Indonesia bukan negara sembarangan
KPK pastikan penyelidikan kasus Whoosh tetap berlanjut meski Prabowo janji tanggung jawab penuh