Uya Kuya dan Eko Patrio dilaporkan karena berjoget dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025, yang dianggap tidak menghormati forum resmi negara.
Sementara itu, Nafa Urbach disorot karena komentar tentang gaya hidup dan kenaikan gaji anggota DPR, sementara Adies Kadir dikritik atas pernyataannya soal tunjangan dewan.
NasDem ambil tindakan tegas
Menanggapi sorotan publik, Partai NasDem mengambil langkah cepat dengan menonaktifkan dua anggotanya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan DPR RI.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menyebut langkah itu diambil demi menjaga komitmen partai terhadap aspirasi rakyat.
“Pernyataan mereka mencederai publik dan tidak selaras dengan wajah perjuangan Partai NasDem,” tegasnya.
DPR janjikan tindak lanjut hasil sidang
Ketua DPR RI, Puan Maharani, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti hasil akhir sidang MKD.
“Sidang MKD masih berjalan prosesnya. Kita akan tindak lanjuti sampai nanti keputusannya seperti apa,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa, 4 November 2025.
Sidang etik ini menjadi ujian penting bagi DPR RI dalam menegakkan integritas dan disiplin etik anggotanya di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap perilaku pejabat negara.***
Artikel Terkait
Jelang Ramadhan, ini keterangan KBO Lantas Ipda Sahroni terkait arus mudik
Uya Kuya akan diperiksa MKD DPR buntut viralnya sang anggota dewan ini merekam rumah korban kebakaran Los Angeles
Tak hanya ke Bareskrim Polri, Rayen Pono kini laporkan Ahmad Dhani soal dugaan penghinaan ke MKD DPR
Sri Mulyani pilu usai rumah dijarah, Mahfud MD: Ia kecewa disamakan dengan Sahroni
Drama panjang Adam Deni vs Ahmad Sahroni, babak baru adu bukti dugaan korupsi
DPR kritik Kemenhaj soal penurunan biaya haji 2026 hanya Rp1 juta: Semangatnya masih seperti Dirjen PHU
DPR dan pemerintah sepakat biaya haji 2026 Rp87,4 juta, jemaah bayar Rp54,1 juta, turun Rp2 juta dari tahun lalu