Menhan Sjafrie ungkap pesan persatuan Prabowo usai pertemuan dua jam dengan Jokowi di Kertanegara

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 20:14 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyambut Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya (presiden.go.id)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyambut Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya (presiden.go.id)

 

GENMILENIAL.ID – Sehari sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), suasana politik ibu kota dihangatkan oleh pertemuan dua tokoh penting bangsa Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Pertemuan berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Selama dua jam, keduanya berbincang dalam suasana tertutup tanpa kehadiran publik maupun pernyataan resmi mengenai isi pembicaraan.

Namun, momentum itu menimbulkan berbagai tafsir yang lebih luas dari sekadar silaturahmi biasa.

Baca Juga: HUT ke-80 TNI di Subang: Kang Rey tegaskan sinergi Pemda–TNI untuk wujudkan Indonesia maju

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengonfirmasi pertemuan tersebut usai menghadiri Doa Bersama Jelang HUT ke-80 TNI di kawasan Monas.

“Iya, sebelumnya,” ujar Sjafrie kepada awak media di Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Meski enggan mengungkap isi pembicaraan, Sjafrie menyebut Prabowo menitipkan pesan penting untuk para tokoh bangsa agar terus menjaga persatuan.

“Arahan beliau agar kita terus bersatu. TNI adalah tentaranya rakyat, rakyat adalah miliknya TNI,” ucapnya.

Baca Juga: Menunggu finalisasi regulasi Makan Bergizi Gratis: Pemerintah pastikan jalan terus, fokus pada perbaikan dan pengawasan

Pesan itu seolah menjadi penegasan atas visi Prabowo untuk memperkuat soliditas nasional di tengah masa transisi pemerintahan yang masih mencari keseimbangan baru.

Simbol kebersamaan menjelang hari besar TNI

Kehadiran Jokowi di rumah Prabowo bukan hanya pertemuan personal antara presiden aktif dan mantan presiden, tetapi juga simbol kontinuitas kepemimpinan nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X