Pendiri Komunitas 10 Ton, Dr. Frans Dabuke, turut mengapresiasi langkah Pemkab Subang. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan komunitas petani menjadi kunci meningkatkan produktivitas dan kemandirian pangan.
“Dengan teknologi yang tepat, petani bukan hanya bisa panen lebih banyak, tapi juga hidup lebih sejahtera,” katanya.
Festival Panen Raya Komunitas 10 Ton juga dirangkai dengan diskusi interaktif bertema “Peran Teknologi Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi” yang menghadirkan narasumber dari Bappenas, PT Syngenta, dan para petani milenial.
Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan ingatkan Menkeu Purbaya: Tak perlu tarik anggaran tak terserap program MBG
Kang Rey menutup acara dengan optimisme, bahwa Subang akan menjadi model pertanian tangguh di Jawa Barat.
“Kita tidak boleh berhenti di hasil panen. Kita harus terus bergerak memperkuat fondasi ekonomi dari desa, dari sawah, dari petani Subang yang hebat,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Kang Rey janjikan Satlinmas Subang dicover BPJS Ketenagakerjaan, tegaskan peran strategis jaga kondusivitas
Baru 66 persen, Kang Rey tetap optimis target PAD Subang Rp950 miliar tercapai akhir tahun
Rotasi mutasi ASN di Jalupang, Kang Rey ingatkan pejabat: Jabatan adalah amanah untuk layani masyarakat
Lewat Saba Desa di Kalijati, Kang Rey siapkan Rp2 miliar untuk jalan rusak: Aspirasi warga jadi dasar kebijakan
Lepas atlet PEPAPERDA dan Porprov, Kang Rey: Keterbatasan bukan hambatan, justru sumber inspirasi
Penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan: Janji pemerintah buka akses layanan untuk jutaan peserta
Komitmen pemerataan pembangunan, Kang Rey resmikan ruas Jalan Tambakmekar–Kasomalang