Kebijakan baru Pemkab Subang: Tahun 2026, semua petani terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:25 WIB
Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi berikan sambutan pada acara Festival Panen Raya Padi Komunitas 10 Ton di Lapang Bola Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Sabtu 4 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi berikan sambutan pada acara Festival Panen Raya Padi Komunitas 10 Ton di Lapang Bola Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Sabtu 4 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang di bawah kepemimpinan Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmen kuat terhadap kesejahteraan petani.

Dalam acara Festival Panen Raya Padi Komunitas 10 Ton di Lapang Bola Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Sabtu, 4 Oktober 2025, Kang Rey mengumumkan kebijakan baru, seluruh petani di Subang akan ditanggung dalam program BPJS Ketenagakerjaan mulai tahun 2026.

Kebijakan tersebut disampaikan di hadapan ribuan petani, pegiat pertanian, dan pelaku usaha yang hadir dalam festival panen bertema 'Sinergi untuk Indonesia Maju'.

Baca Juga: Warga Pamanukan dihebohkan dugaan pembunuhan, polisi tangkap seluruh pelaku

Acara ini juga dihadiri Anggota DPR RI Dapil Jabar IX, Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas, Direktur Pembinaan Tanaman Pangan, serta perwakilan Perum Bulog dan KTNA.

Bupati Subang menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada petani.

“Tahun 2026, seluruh petani di Subang akan ditanggung dalam program BPJS Ketenagakerjaan dengan pembiayaan dari pemerintah daerah,” ujar Kang Rey disambut tepuk tangan peserta festival.

Ia menjelaskan, perlindungan sosial ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan kerja petani sekaligus memperkuat daya tahan sektor pertanian di tengah tantangan ekonomi global.

Baca Juga: BNPB: 14 santri tewas, 49 masih hilang dalam tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

“Kita ingin petani Subang merasa aman dan sejahtera, karena mereka adalah garda depan ketahanan pangan,” tegasnya.

Selain kebijakan BPJS, Kang Rey juga menekankan pentingnya regenerasi petani agar sektor pertanian tetap berkelanjutan.

Ia mendorong lahirnya petani milenial yang adaptif terhadap teknologi dan perubahan iklim.

“Kita harus siapkan generasi petani baru yang tangguh dan melek teknologi. Pertanian ke depan tidak cukup hanya dengan kerja keras, tapi juga inovasi,” ujarnya.

Baca Juga: Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X