Detik-detik musala ambruk
Berdasarkan keterangan saksi, musibah terjadi saat salat Asar berjamaah di lantai dua yang difungsikan sebagai musala.
Baca Juga: Ironi Nadiem Makarim: Dari simbol integritas hingga terseret kasus korupsi laptop Chromebook
Bangunan sempat bergoyang sebelum akhirnya runtuh saat rakaat kedua dimulai.
Reruntuhan dari lantai dua dan tiga menimpa jamaah di bawahnya. Suasana panik pun pecah, sementara santri lain berusaha menyelamatkan diri. Tim penyelamat tiba beberapa menit kemudian dan langsung mengevakuasi korban.
Duka dan harapan
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap proses pembangunan dan renovasi gedung, terutama di lingkungan pendidikan dan keagamaan.
Hingga kini, pemerintah daerah bersama BNPB dan Kementerian PUPR melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut.
Baca Juga: Komitmen pemerataan pembangunan, Kang Rey resmikan ruas Jalan Tambakmekar–Kasomalang
“Yang terpenting sekarang adalah penyelamatan korban dan memastikan peristiwa serupa tidak terulang kembali,” ujar Abdul Muhari.
Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Harapan besar disampaikan agar seluruh korban yang belum ditemukan segera dievakuasi dan keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan ini.***
Artikel Terkait
Gedung SD Negeri mau ambruk, seperti apa upaya Disdikbud Subang cari bantuan?
Kondisi rumah mau ambruk, nenek Satinah takut tertiban tembok, relawan harap ada donatur yang bisa bantu perbaiki kondisi rumahnya
Kondisi Sritex ambruk, akankah karyawan yang kena PHK tetap dapat pesangon? ini penjelasan kurator
Cerita tim SAR menginap di tebing curam Rinjani demi evakuasi Juliana Marins
Renovasi rumah nenek Satinah dimulai, warga gotong royong bongkar atap yang hampir ambruk
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 66 santri diduga terjebak, Tim SAR lawan medan sempit dan ancaman gempa susulan
Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo