Polisi buru pemotor arogan di Ciwidey, viral hentikan bus di tikungan tajam

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Menyoroti insiden viral rombongan pemotor mendadak hentikan bus saat tikungan tajam di Ciwidey, Kabupaten Bandung (Instagram.com/@infojawabarat)
Menyoroti insiden viral rombongan pemotor mendadak hentikan bus saat tikungan tajam di Ciwidey, Kabupaten Bandung (Instagram.com/@infojawabarat)

GENMILENIAL.ID – Aksi nekat rombongan pemotor matik Yamaha di Ciwidey, Kabupaten Bandung, jadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang pengendara Yamaha Nmax terlihat mendahului bus pariwisata di jalur menurun dan berkelok.

Pemotor itu lalu berhenti mendadak di depan bus sambil memberi isyarat agar laju kendaraan besar itu ditahan. Momen itu dimanfaatkan puluhan rekannya untuk menyalip rombongan.

Baca Juga: Insentif Rp100 ribu untuk guru penanggung jawab, pemerintah tambah skema distribusi MBG di lapangan

Aksi berbahaya tersebut terekam jelas dalam unggahan akun Instagram @infojawabarat pada Selasa, 30 September 2025.

Rekaman memicu kecaman warganet yang menilai konvoi tersebut arogan dan membahayakan pengguna jalan lain.

Polisi turun tangan

Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Sigit Suhartanto, menegaskan pihaknya tengah menelusuri identitas pelaku.

“Kami sedang dalami dulu kejadiannya. Penegakan hukum akan dilakukan agar ada efek jera,” ujarnya di Bandung.

Baca Juga: BGN dan BPOM beberkan biang kerok kasus keracunan MBG, SPPG disebut langgar SOP hingga minim sertifikat higienis

Sigit juga menyoroti pelanggaran lalu lintas dalam insiden itu. Konvoi dilakukan di jalur marka utuh yang jelas terlarang untuk mendahului.

“Dari kejadian ini pengingat pentingnya etika berkendara dan ketaatan aturan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Etika konvoi jadi sorotan

Fenomena komunitas motor yang sering melakukan konvoi kembali menimbulkan perdebatan publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X