GENMILENIAL.ID – Kasus keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin mendapat sorotan usai jumlah korban melonjak hingga 5.914 orang di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dengan memerintahkan evaluasi menyeluruh.
Setibanya di Jakarta setelah kunjungan luar negeri, Prabowo menegaskan akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan sejumlah pejabat terkait untuk membahas kasus tersebut.
“Saya baru dari luar negeri tujuh hari saya monitor ada perkembangan itu. Habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan,” kata Prabowo di Halim Perdanakusuma, Sabtu, 27 September 2025.
Baca Juga: Jonatan Christie tantang Anders Antonsen di final Korea Open 2025, mampukah Jojo kunci gelar?
Masalah besar, harus ada solusi
Prabowo mengakui kasus dugaan keracunan akibat MBG adalah persoalan serius. Meski begitu, ia meyakini pemerintah mampu mencari solusi terbaik.
“Ini masalah besar, pasti ada kekurangan dari awal. Tapi saya yakin kita akan selesaikan dengan baik,” tegasnya.
Menurut Prabowo, tujuan utama MBG adalah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi layak, sehingga pelaksanaan program harus dijaga dari hambatan yang bisa merugikan penerima manfaat.
Ingatkan jangan dipolitisasi
Prabowo juga memberi peringatan agar kasus ini tidak dijadikan alat politik. Ia menegaskan, semangat MBG adalah murni untuk kepentingan generasi muda Indonesia.
Baca Juga: Dari medsos ke meja polisi: Kontroversi Hera Lubis vs Ferry Irwandi buntut tudingan dalang demo
“Harus waspada jangan sampai ini dipolitisasi. Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan. Untuk memberi makan sekian juta anak pasti ada hambatan, rintangan, ini kita atasi,” ujarnya.
Lonjakan korban keracunan
Artikel Terkait
Kasus keracunan massal MBG kian meluas: Pakar IDAI ingatkan bahaya dapur massal, sarankan hidupkan kantin sekolah
Menu kearifan lokal MBG jadi sorotan: Kasus ikan hiu di Kalbar hingga kontroversi usulan serangga dari BGN
Insiden keracunan massal di Sumedang, Polri hingga DPR soroti lemahnya pengawasan standar pangan program MBG
KLB keracunan MBG, BGN ambil langkah tegas: Tutup dapur bermasalah dan bentuk tim investigasi
Air mata Nanik Deyang dan krisis kepercayaan publik: Gelombang keracunan MBG meluas, BGN janji evaluasi total
Isu dapur fiktif bayangi program MBG, Menkeu Purbaya kerahkan aparat kawal serapan Rp99 triliun
Marak kasus keracunan MBG, pemerintah daerah atau BGN yang harus bertanggung jawab?