GENMILENIAL.ID – Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini melanda puluhan siswa di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Kamis 25 September 2025.
Sebanyak 70 siswa dilaporkan mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap menu MBG, sebagian di antaranya dirawat intensif di puskesmas setempat.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kejadian luar biasa (KLB) keracunan MBG di berbagai daerah dalam beberapa bulan terakhir.
Respons pemerintah daerah
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah. Distribusi MBG di Ujungjaya juga dihentikan sementara.
“Seluruh kepala SPPG akan kami undang untuk membahas masalah ini. Ahli gizi juga kami turunkan, dan camat saya instruksikan untuk memonitor langsung agar SOP dijalankan dengan baik,” tegas Dony.
Polri lakukan asistensi
Kasus keracunan ini mendapat perhatian aparat hukum. Dirtipideksus Bareskrim Polri, Helfi Assegaf, memastikan pihaknya melakukan asistensi untuk mendalami penyebab keracunan.
“Untuk MBG yang keracunan itu ditangani Polda masing-masing. Kita melakukan asistensi supaya bisa dapatkan fakta untuk keamanan pangan,” ujarnya.
Sorotan DPR dan BGN
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menilai penting agar aparat hukum mengusut tuntas kasus ini.
Artikel Terkait
Kasus keracunan MBG jadi KLB: BGN konsisten salahkan SPPG, Waka baru bentuk Tim Investigasi Khusus
11 Siswa SD di Subang diduga keracunan usai santap MBG, Dinkes kirim sampel ke laboratorium
Kritik pedas dr. Tan Shot Yen soal MBG: Dari SPPG yang bermasalah hingga tuntutan transparansi anggaran
Badai kasus keracunan terpa program MBG di sekolah, kritik menu makanan kian tajam
11 Siswa SD di Subang diduga keracunan usai santap MBG, Bupati janji perketat pengawasan SPPG
Kasus keracunan massal MBG kian meluas: Pakar IDAI ingatkan bahaya dapur massal, sarankan hidupkan kantin sekolah
Menu kearifan lokal MBG jadi sorotan: Kasus ikan hiu di Kalbar hingga kontroversi usulan serangga dari BGN