Indonesia di PBB: Komitmen finansial untuk Palestina dan UNRWA tak bisa ditawar

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 27 September 2025 | 18:29 WIB
Menlu Sugiono mengatakan bahwa Indonesia akan terus memberikan dukungan finansial bagi Palestina (YouTube/MoFa Indonesia)
Menlu Sugiono mengatakan bahwa Indonesia akan terus memberikan dukungan finansial bagi Palestina (YouTube/MoFa Indonesia)

 

GENMILENIAL.ID – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan sikap Indonesia untuk terus mendukung Palestina, termasuk memastikan keberlangsungan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), meski lembaga itu kini menghadapi krisis pendanaan serius.

Pernyataan ini disampaikan Sugiono dalam pertemuan tingkat menteri mengenai UNRWA di sela Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Jumat, 26 September 2025.

“Indonesia tetap ingin, tetap pada posisinya, pada komitmennya, untuk mendukung pelaksanaan tugas UNRWA di Gaza,” ujar Sugiono dalam keterangan pers, Sabtu, 27 September 2025.

Baca Juga: Komite reformasi Polri resmi dibentuk, publik wanti-wanti jangan sekadar formalitas

Menurutnya, dukungan finansial yang diberikan Indonesia memang tidak sebesar negara lain, tetapi hal itu menjadi bentuk nyata solidaritas kemanusiaan.

“Mungkin tidak sebesar negara-negara lain, sesuai kemampuan kita seperti yang selama ini dilakukan,” tambahnya.

Pendanaan alternatif: Libatkan Baznas

Sugiono juga mengungkapkan, pemerintah akan melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menghimpun dana tambahan.

Jalur zakat ini dinilai sebagai mekanisme inovatif agar dukungan bagi Palestina tidak hanya mengandalkan APBN.

Baca Juga: Proyek Pani siap produksi 2026, EMAS diproyeksi jadi tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik

“Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi kepada UNRWA, baik melalui pemerintah maupun saluran inovatif lainnya – termasuk Baznas,” tegasnya.

UNRWA simbol kemanusiaan global

Sugiono menekankan, UNRWA bukan sekadar lembaga kemanusiaan, melainkan simbol komitmen dunia terhadap hak pengungsi Palestina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X