“Tidak akan ada kebocoran. Air dari kegiatan akan habis oleh proses pemanasan dan peleburan, sementara dampak udara sudah dihitung sejak tahap rona awal,” jelasnya.
Dengan kehadiran fasilitas ini, Subang diharapkan tidak hanya lebih siap mengatasi persoalan limbah, tetapi juga mampu menumbuhkan sektor industri dengan prinsip ramah lingkungan.***
Artikel Terkait
Diduga buang limbah ke areal pesawahan, Komisi III DPRD Subang panggil para OPD terkait izin pabrik PT Ciki Jaya Plasindo
Komitmen dan tanggung jawab soal limbah, Perumda TRS berikan alat bakar sampah kepada warga Kampung Cigintung, Desa Cijambe, Subang
Hari Daur Ulang Sedunia, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah
Buang limbah ke Ciliwung, 4 hotel di Puncak disegel Kementerian Lingkungan Hidup
Dana pensiun ASN di PT Taspen terancam, pemerintah soroti risiko likuiditas THT
BUMD harus jadi motor ekonomi, Kang Rey minta PT Subang Sejahtera beri manfaat nyata
KPDM apresiasi teknologi dan fasilitas belajar PT Dahana di Subang