GENMILENIAL.ID – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kembali mencuat setelah masuk dalam daftar tuntutan demonstran 17 plus 8 yang berlangsung akhir Agustus 2025 di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, memastikan pemerintah dan DPR telah memiliki komitmen yang sama dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera merampungkan regulasi tersebut.
“Komitmen politik di antara Presiden dan DPR sudah satu terkait dengan perampasan aset,” kata Supratman di Jakarta, Senin 15 September 2025.
Percepatan pembahasan RUU
Supratman menjelaskan, pembahasan RUU Perampasan Aset berpotensi lebih cepat karena saat ini berstatus sebagai inisiatif DPR.
Kendati begitu, prosesnya masih menunggu penyelesaian RUU KUHAP.
“Tinggal kita tunggu. Kalau DPR yang usulkan inisiasi pasti lebih cepat karena pemerintah sudah siap dengan draft-nya,” ujarnya.
Ia juga menyebut pembahasan regulasi ini masuk dalam daftar evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025–2026 setelah rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR.
Tekanan publik dan tenggat 1 tahun
Dalam tuntutan 17 plus 8, para demonstran meminta RUU Perampasan Aset segera disahkan dalam masa sidang 2025, dengan tenggat waktu maksimal satu tahun.
Desakan ini dianggap sebagai bentuk pengawalan publik terhadap komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
Selain itu, tuntutan juga menyinggung penguatan independensi KPK serta implementasi UU Tipikor.
Artikel Terkait
Sudah mengendap lama di DPR, Prabowo tunjukkan dukungan RUU perampasan aset dari atas podium saat Hari Buruh
Respon KPK terkait dukungan RUU Perampasan Aset dari Presiden Prabowo saat pidato Hari Buruh: Agar pemberantasan korupsi lebih efektif
Yusril: Presiden Prabowo desak DPR segera bahas RUU Perampasan Aset
Tanggapi isu 17 plus 8, Menkeu: Demo akan hilang jika ekonomi tumbuh cepat
Menkeu Purbaya klarifikasi soal tuntutan 17 plus 8, minta maaf dan janji perbaiki komunikasi publik
Eko Patrio serahkan nasib politik ke Zulhas, pilih fokus pada keluarga
Pemerintah siapkan 17 paket stimulus ekonomi 2025-2026, dari magang fresh graduate hingga jaminan mitra ojol