Tidak anti kritik, jika terpilih Kang Rey akan gelar ngopi setiap 3 atau 6 bulan sekali dengan awak media, aktivis dan para tokoh masyarakat

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 18 November 2024 | 22:29 WIB
Pasangan Reynaldy - Agus Masykur Rosyadi (Religius) berikan keterangan pers pada awak media
Pasangan Reynaldy - Agus Masykur Rosyadi (Religius) berikan keterangan pers pada awak media

GENMILENIAL.ID - Pasangan Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) dan Agus Masykur Rosyadi (Religius) menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan anti kritik jika mereka ditakdirkan untuk menjadi pemimpin Subang 2024-2029.

Bahkan Kang Rey, begitu sapaan akrab calon Bupati Subang paling muda ini menuturkan bahwa pemerintahanya akan membuka dialog atau ngopi bersama dengan para awak media, aktivis mahasiswa dan para tokoh masyarakat.

“Saya tiap 3 bulan atau 6 bulan sekali saya akan membuat dialog dengan mahasiswa, dengan media dengan seluruh stakeholder pendukung yang ada di pemerintah Kabupaten Subang,” kata Kang Rey pada awak media, Minggu 17 November 2024 malam.

Baca Juga: Infrastruktur Subang, Reynaldy : 35 persen jalan yang ada di Kabupaten Subang kondisinya rusak

Politisi muda Partai Golkar ini juga berharap bahwa dalam waktu 6 bulan sekali, pemerintahanya kelak minta untuk dilakukan evaluasi oleh masyarakat Subang.

“Dimama selama enam bulan terakhir saya berharap dievaluasi oleh masyarakat, jika saya diberikan waktu, amanat saya meminta setiap 6 bulan sekali dievalusi,” ucapnya.

Kang Rey juga menyebut dalam jangka waktu tersebut, Ia akan mengundang para awak media, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama untuk memberikan masukan dan dialog.

“Nanti akan saya kabarin teman-teman mahasiswa, media dan seterusnya, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan lintas agama, kita akan menjadikan pemerintah Kabupaten Subang yang terbuka untuk seluruh elemen masyarakat,” terangnya.

Baca Juga: Pengamat puji pernyataan Prabowo di APEC: Konsisten suarakan perdagangan yang adil

Ia juga menyebut bahwa kritikan merupakan salah satu suplemen pemerintahnya yang akan memacu agar roda pemerintahnya menjadi lebih baik.

“Kita tidak anti kritik, kita justru akan menampung kritik-kritik yang ada, karena kritik itu bisa menjadi pecutan bagi kita dan membawa Kabupaten Subang ini lebih maju ke depanya,” tandasnya.

Pemerintah yang anti kritik, lanjut Kang Rey justru akan membuat roda birokrasi pemerintahan tersebut sulit untuk bergerak xan bisa berkembang.

“Pemerintahan yang tanpa kritik saya jamin akan stagnan di situ-situ saja,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X