Dialog dari hati ke hati
Gus Yahya menambahkan, pertemuan dengan Presiden Prabowo membahas berbagai persoalan bangsa, khususnya dinamika beberapa hari terakhir yang memicu keresahan publik.
“Kami berdialog dari hati ke hati, memahami permasalahan bangsa secara menyeluruh,” jelasnya.
Baca Juga: Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
Lebih jauh, PBNU menyebut pertemuan lanjutan akan segera dilakukan di Istana Negara, melibatkan Presiden bersama perwakilan ormas Islam untuk menyusun langkah bersama menjaga persatuan.
Menjaga keutuhan bangsa
Dengan seruan ini, PBNU menegaskan bahwa ketenangan, persatuan, dan komunikasi sehat antara pemerintah, ormas, dan masyarakat luas menjadi kunci meredam potensi eskalasi.
Dukungan moral dari tokoh agama diharapkan bisa menyejukkan situasi di tengah gejolak politik jalanan.***
Artikel Terkait
DPR siap seleksi 18 calon ketua dan anggota Komite BPH Migas usulan Prabowo
Tragedi Affan Kurniawan: Polres dan Pemda Subang redam gejolak nasional dengan aksi humanis
Dari Subang untuk Indonesia: Assyifa Peduli dinobatkan sebagai tim kebencanaan teraktif di BAZNAS Awards 2025
Resmi ke LOSC Lille, Calvin Verdonk jadi bek kiri Indonesia pertama di Ligue 1 Prancis
Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
TikTok hentikan sementara fitur live di Indonesia, prioritaskan keamanan pengguna di tengah demo nasional
Isu tunjangan DPR jadi sorotan publik, Demokrat siap dievaluasi bersama fraksi lain