Soal driver ojol tewas dilindas rantis Brimob, Mahfud MD sebut kesalahan bukan di pendemo dan anggota

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:56 WIB
Mahfud MD menyebut ada pihak lain yang lebih bertanggung jawab terkait insiden tewasnya driver ojol dilindas rantis Brimob (Instagram/mohmahfudmd)
Mahfud MD menyebut ada pihak lain yang lebih bertanggung jawab terkait insiden tewasnya driver ojol dilindas rantis Brimob (Instagram/mohmahfudmd)

GENMILENIAL.ID – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, turut menanggapi insiden tewasnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21 tahun) usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.

Peristiwa ini memicu kemarahan publik setelah video kejadian viral di media sosial.

Baca Juga: Prabowo perintahkan investigasi transparan insiden ojol Affan Kurniawan

Melalui unggahannya di Instagram, Jumat, 29 Agustus 2025, Mahfud mengajak masyarakat tetap sabar dan berpikir jernih dalam melihat kasus tersebut.

“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan,” tulis Mahfud.

Ia juga menilai aparat di lapangan tidak sepenuhnya salah.

“Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa,” ujarnya.

Baca Juga: 7 Anggota Brimob diamankan terkait driver ojol yang tewas dilindas mobil rantis, Kadiv Propam Polri janji usut transparan

Menurut Mahfud, pihak yang seharusnya bertanggung jawab adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi secara serakah.

“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya. Jangan benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya,” tegasnya.

Selain menyampaikan pandangan soal insiden, Mahfud juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga. Akal yang sehat ada di tubuh yang sehat,” pesannya.

Baca Juga: Suara bergetar saat mendoakan, Pasha Ungu melayat ke rumah driver ojol korban rantis Brimob: Tetap harus ada yang bertanggung jawab

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X