Trump ancam tarif 200 persen ke China, magnet tanah jarang jadi senjata baru perang dagang 2025

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:01 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@realdonaldtrump)
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@realdonaldtrump)

AS di persimpangan energi dan teknologi

Ketergantungan AS pada magnet tanah jarang dari China menciptakan dilema strategis.

Baca Juga: Kesepakatan mangkrak, Jepang desak AS segera turunkan tarif impor mobil dan suku cadang

Di satu sisi, Washington ingin mengurangi ketergantungan pada impor.

Namun di sisi lain, pembatasan pasokan berisiko menghambat proyek besar di sektor energi hijau, industri mobil listrik, hingga sistem persenjataan canggih.

Ancaman tarif 200 persen menjadi sinyal bahwa perang dagang 2025 bukan hanya soal barang konsumsi, tetapi juga perebutan kendali atas komoditas teknologi masa depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X