GENMILENIAL.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI) berhasil mengamankan 19.391 bal pakaian bekas impor ilegal di Bandung, Jawa Barat.
Barang selundupan yang disita dari gudang di Bojongsoang, Kabupaten Bandung itu ditaksir memiliki nilai fantastis, mencapai Rp112,35 miliar.
“Sebanyak ini semua pakaian bekas yang seharusnya tidak boleh diimpor, jadi ini tidak boleh diimpor, tidak boleh masuk Indonesia,” tegas Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam keterangannya, Selasa, 19 Agustus 2025.
Baca Juga: Dapat tunjangan rumah Rp50 juta, Adies Kadir: Anggota DPR masih harus nombok
Dari 11 gudang dan proses hukum menanti
Budi mengungkapkan, pakaian bekas ilegal tersebut berasal dari 11 gudang berbeda. Seluruh barang akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Nanti akan diproses lanjut barang-barang ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Ia menegaskan Kemendag bersama aparat terkait akan terus menindak praktik impor pakaian bekas ilegal.
Langkah ini penting untuk melindungi masyarakat sekaligus pelaku industri tekstil dalam negeri yang kerap dirugikan oleh masuknya barang selundupan murah.
Baca Juga: Sri Mulyani gunakan SAL Rp60 triliun untuk kurangi utang dan perkuat APBN 2026
Apresiasi DPR dan penegakan hukum
Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, mengapresiasi kerja tim gabungan yang berhasil mengamankan balpres bernilai besar tersebut.
“Ini prestasi luar biasa, jumlahnya juga luar biasa,” kata Darmadi.
Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan berjalan untuk menindaklanjuti pelanggaran, baik dalam ranah administratif maupun pidana.
Artikel Terkait
Tom Lembong dibela Anies Baswedan usai jadi tersangka kasus impor gula Kemendag hingga tuai ragam reaksi warganet
Tom Lembong hanya jalani arahan Presiden? intip 3 pengakuan sang istri soal sosok tersangka kasus impor gula Kemendag era Jokowi
Update kasus impor gula Kemendag: Tom Lembong pertanyakan kenapa hanya dirinya yang jadi terdakwa
Gaduh kecurangan takaran Minyakita yang beredar di pasaran, Kemendag: Bukan produk subsidi
Kemendag temukan 3 pelanggaran yang sering dilakukan repacker MinyaKita, salah satunya mengurangi isi minyak yang sempat viral di medsos
Beda suara di Kabinet Merah Putih soal kuota impor RI: Prabowo ingin hapus, Kemendag justru masih bimbang
Mendag evaluasi dugaan udang beku RI tercemar radioaktif di AS