Truk tak kuat menanjak, timpa minibus Hiace di Boyolali: Diduga kelebihan muatan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 30 Juni 2025 | 04:00 WIB
Insiden truk yang menimpa minibus di Boyolali pada Kamis, 26 Juni 2025 (X.com/@POLRESBYL)
Insiden truk yang menimpa minibus di Boyolali pada Kamis, 26 Juni 2025 (X.com/@POLRESBYL)

GENMILENIAL.ID – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di tanjakan Tompak, Jalan Semarang–Solo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis pagi, 26 Juni 2025, sekitar pukul 05.30 WIB.

Truk trailer bertonase besar menabrak dan menimpa minibus Hiace dari belakang akibat tidak kuat menanjak.

Beruntung, tiga penumpang yang berada dalam minibus Hiace selamat dari insiden tersebut.

Namun, kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan dan penutupan sementara jalur Semarang-Solo untuk proses evakuasi kendaraan.

Baca Juga: Hak asuh dimenangkan Baim Wong, Paula Verhoeven tegaskan tak ajukan kasasi: Demi kesehatan mental anak

Truk kehilangan kendali di Tanjakan

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi AD 8821 OU dan minibus Hiace D 7538 AS melaju dari arah Semarang menuju Solo.

"Truk berada di depan, Hiace di belakangnya. Ketika melintasi tanjakan, truk tidak kuat menanjak dan akhirnya mundur, menabrak dan menimpa Hiace di belakang," ujar Rosyid dalam keterangannya, Kamis, 26 Juni 2025.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ketiga penumpang Hiace berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mobil mereka ringsek tertimpa badan truk.

Baca Juga: Paula Verhoeven legowo hak asuh anak jatuh ke Baim Wong, tegaskan ikatan ibu dan anak tak bisa diputus hukum

Diduga truk kelebihan muatan

Berdasarkan penyelidikan awal, truk trailer diketahui mengangkut muatan kertas dari Jakarta menuju Kartasura.

Kapolres mengungkapkan adanya indikasi truk mengalami kelebihan muatan serta kerusakan sistem pengereman.

"Dari pengakuan sopir, sejak dari Salatiga, rem sudah bermasalah. Kami duga truk ini over dimensi over load (ODOL)," jelas Rosyid.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X