Baca Juga: Tak perlu bingung shade lagi, ini 3 rekomendasi bedak translucent untuk kulit berminyak
“Yang jelas saya mewakili seluruh nakes di Indonesia, jangan sampai terjadi Syahpri-Syahpri yang lain. Kita harus tegas,” ujarnya.
Selain itu, dokter Syahpri menekankan pentingnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan medis.
“Kalau terjadi lagi seperti ini akan membahayakan nakes, mulai dari perawat, dokter umum, bukan hanya spesialis. Nakes adalah garda terdepan, kalau mereka terancam gimana?” tandasnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menghormati tenaga medis dan menegakkan hukum terhadap tindakan kekerasan di fasilitas kesehatan, agar nakes dapat bekerja tanpa rasa takut dan pasien mendapatkan pelayanan maksimal.***
Artikel Terkait
Ketum IDI soroti pengawasan lemah rumah sakit terkait kasus pemerkosaan dokter residen pada keluarga pasien di RSHS Bandung
Menyoal kasus pemerkosaan PPDS di RSHS Bandung, Ketum IDI sentil soal etika: Sumpah dokter sudah sebegitunya
Ingar dugaan dokter obgyn lecehkan pasien di Garut, Dedi Mulyadi ke IDI: Cabut izin, jangan lama
Polisi bongkar dugaan ormas PP Tangsel raup Rp7 miliar dari parkir RSUD selama 7 tahun
Menkes Budi minta MK tolak gugatan IDI, klaim UU kesehatan selaras konstitusi
Dedi Mulyadi jelaskan filosofi logo baru RSUD Welas Asih: Asmaul Husna hingga nilai sunda
Bupati Koltim Abdul Azis terjaring OTT KPK, tersangka suap proyek RSUD