Meskipun kemudian ia meminta maaf dan membatalkan kenaikan PBB, massa tetap turun ke jalan untuk menuntut pengunduran dirinya.
Aksi protes yang melibatkan ribuan warga itu bahkan sempat diwarnai kericuhan, meski pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa.
Bupati Sudewo sendiri baru dilantik pada 18 Juli 2025. Namun, belum genap sebulan menjabat, ia sudah dihadapkan pada tekanan politik yang cukup besar, termasuk desakan untuk mundur dari kursi bupati.
Ia menegaskan akan terus bekerja menjalankan program-program pemerintah daerah dan mengajak seluruh pihak untuk menempuh jalur konstitusional dalam menyampaikan aspirasi.***
Artikel Terkait
Tanggapi aksi demo, DPRD Subang keluarkan dua rekomendasi ini terkait aktivitas tambang ilegal di Subang
Tumbangkan Persipa Pati 1-0, Persikas Subang pastikan bertahan di Liga 2
Merespon aksi demo yang marak beberapa waktu terakhir, Prabowo: Demo itu murni atau ada yang bayar?
Pilu ayah usai viral demo sendirian di RSUD Karawang, ceritakan kronologi anaknya meninggal di awal kelahiran
Demo tolak kebijakan ODOL di Monas dibubarkan polisi, enam orang diamankan
Bupati Pati klarifikasi polemik kenaikan PBB, janji tinjau ulang dan terima masukan warga
Polisi pastikan tak ada korban jiwa dalam demo tuntut mundur Bupati Pati