Bos BGN pastikan skema MBG minim risiko korupsi: Gunakan virtual account dan audit ketat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 06:56 WIB
Kepala BGN menegaskan bahwa pelaksanaan MBG tidak akan tersandung korupsi (Instagram/badangizinasional.ri)
Kepala BGN menegaskan bahwa pelaksanaan MBG tidak akan tersandung korupsi (Instagram/badangizinasional.ri)

GENMILENIAL.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dirancang untuk meminimalisasi potensi korupsi.

Hal ini disampaikan Dadan saat ditemui awak media di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa, 5 Agustus 2025.

Menurutnya, sistem pembayaran kepada mitra MBG dilakukan melalui virtual account yang hanya dapat dicairkan dengan persetujuan dua pihak, yakni mitra dan BGN.

Baca Juga: Bikin ruangan harum dan estetik, pilih reed diffuser atau mist diffuser?

"Nggak mungkin ada korupsi di makan bergizi karena kita sudah bikin virtual account, harus ditandatangani berdua, oleh mitra dan oleh Badan Gizi," jelasnya.

Dadan menjelaskan bahwa seluruh pembelanjaan bahan baku dilakukan sesuai harga pasar dan biaya operasional ditetapkan sesuai kebutuhan.

Ia juga memastikan, jika ada mitra yang mengambil keuntungan berlebih, maka selisihnya akan diaudit oleh BPKP dan harus dikembalikan.

Baca Juga: Raffi Ahmad bagikan tips merintis usaha: Harus siap capek dan mulai dari bawah

"Untuk kasus-kasus penyalahgunaan anggaran, kecil sekali kemungkinan terjadi pada program makanan bergizi gratis," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dana MBG tidak disimpan dalam rekening BGN, melainkan langsung dikirim dari KPPN ke virtual account yang telah disepakati.

“Uang itu tidak disimpan di rekening Badan Gizi,” tutup Dadan.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X