Polisi selidiki dugaan perubahan arah CCTV di kasus kematian diplomat Arya Daru

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 18 Juli 2025 | 19:11 WIB
Rekaman CCTV di area kamar kos Diplomat Arya Daru yang diduga berubah arah (X.com/@ybaindonesia)
Rekaman CCTV di area kamar kos Diplomat Arya Daru yang diduga berubah arah (X.com/@ybaindonesia)

GENMILENIAL.ID – Polda Metro Jaya mulai menyelidiki dugaan perubahan arah kamera pengawas (CCTV) di tempat kos almarhum Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas secara misterius pada Selasa, 8 Juli 2025.

Isu ini mencuat usai beredar dua rekaman CCTV dengan sudut berbeda, yang memunculkan kecurigaan publik.

Dalam salah satu video, posisi kamera menunjukkan jelas area pintu dan jendela kamar korban.

Baca Juga: Viral! guru madrasah dituntut Rp25 juta karena diduga tampar murid, Netizen: Open donasi yuk

Namun pada rekaman lainnya, pintu dan jendela justru tak tampak, hanya aktivitas keluar-masuk korban yang terlihat.

Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa arah kamera CCTV mungkin telah diubah, baik sebelum maupun sesudah peristiwa tragis itu terjadi.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan pihaknya akan mendalami kemungkinan tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan menyeluruh.

"Nanti akan kami pastikan ke penyelidik ya," ujar Ade Ary dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 11 Juli 2025.

Baca Juga: Kesepakatan dagang Trump–Prabowo dikritik, warga AS: Konsumen Amerika yang bayar 19 persen tarif!

Ia menegaskan bahwa segala alat bukti, data, dan uji laboratorium akan digunakan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian Arya.

"Segala macam alat, data, yang diperlukan itu akan dicari, didalami, termasuk dilakukan pemeriksaan secara laboratoris," katanya.

Sebelumnya, Arya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamarnya di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Wajahnya sempat dililit lakban, namun polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Baca Juga: Pesta rakyat berujung tragedi: Tiga tewas dalam acara syukuran pernikahan anak Gubernur Jabar di Garut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X