Update kasus perempuan tewas di saluran irigasi Subang: Korban diketahui alami gangguan jiwa, diduga tenggelam

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 1 Juli 2025 | 01:36 WIB
Geger penemuan jasad wanita di saluran irigasi belakang Rumah Makan Gala, Dusun Gardu, Desa Gunungsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang pada Minggu, 29 Juni 2025 (Dok. Istimewa)
Geger penemuan jasad wanita di saluran irigasi belakang Rumah Makan Gala, Dusun Gardu, Desa Gunungsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang pada Minggu, 29 Juni 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Misteri penemuan jasad perempuan di saluran irigasi belakang Rumah Makan Gala, Dusun Gardu, Desa Gunungsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, mulai menemui titik terang.

Korban diketahui bernama Neng Ratih Anggraeni (27 tahun), warga Kampung Sukamaju, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kasomalang, Subang.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta epilepsi.

Ia kerap terlihat berjalan kaki seorang diri dan bermain air, serta kadang mengalami episode tak stabil secara emosional.

Baca Juga: Usai pidato, Kang Rey dikerubungi emak-emak dan pelajar minta selfie di Bupati Cup Taekwondo Subang

Kronologi sebelum ditemukan meninggal

Korban sempat diantar ke Palimanan, Cirebon, pada 22 Juni 2025 untuk menemui ibu kandungnya.

Pada 27 Juni malam, ia diantar pulang oleh warga dan aparat dari Polsek Beber, lalu diturunkan di seberang Rumah Makan Bebek Subi, Pagaden, sekitar pukul 00.30 WIB.

Sehari kemudian, pada Sabtu pagi, 29 Juni 2025 sekitar pukul 08.00 WIB, seorang warga bernama Dadang Irawan melihat kaki manusia menjulur dari tumpukan sampah di selokan.

Setelah dicek lebih lanjut, tubuh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: Turnamen perdana Bupati Cup Taekwondo 2025 sukses digelar, Kang Rey: Siapkan atlet menuju Popda dan Porprov

Hasil pemeriksaan: Tidak ada tanda kekerasan

Tim Inafis Polres Subang bersama Puskesmas Pagaden melakukan pemeriksaan awal dan menyimpulkan tidak ditemukan tanda kekerasan.

Luka di kepala korban diduga akibat benturan saat berada di dalam air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X