GENMILENIAL.ID – Jaksa penuntut umum membongkar isi percakapan WhatsApp antara mantan calon legislatif PDIP Harun Masiku dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam persidangan kasus suap dan perintangan penyidikan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 26 Juni 2025.
Percakapan tersebut memperkuat dugaan adanya upaya sistematis dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk menjadikan Harun Masiku sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024.
Harun diketahui sempat dikabarkan menghilang sejak perkara ini mencuat lima tahun lalu.
Baca Juga: Pasca gencatan senjata, Khamenei muncul dan klaim Iran menang telak atas Israel
Dalam tangkapan layar yang ditampilkan di persidangan, Harun mengucapkan terima kasih kepada sejumlah tokoh elit PDIP, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Sekjen Hasto sendiri.
Nama-nama lain yang disebut Harun dalam pesannya adalah Prananda Prabowo, Djan Faridz, dan Yasonna Laoly.
“Pak Sekjen... Terima kasih banyak kepada Bapak Sekjen dan Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, Ibu Puan Maharani dan Pak Prananda serta stafnya... atas perhatian dan bantuannya kepada saya,” bunyi isi pesan Harun yang dibacakan jaksa di ruang sidang.
Baca Juga: Politikus Muslim Zohran Mamdani unggul di New York, Trump tanggapi dengan cemoohan
Saat dikonfirmasi, Hasto membenarkan bahwa pesan tersebut benar dikirimkan ke nomornya.
“Iya betul, ini kalau ke nomor saya berarti ini betul,” ujar Hasto.
Jaksa juga menyinggung soal fatwa Mahkamah Agung (MA) Nomor 57/P/HUM/2019, yang dijadikan dasar PDIP dalam mengajukan Harun Masiku sebagai calon pengganti Riezky Aprilia melalui mekanisme PAW.
Hasto mengatakan, fatwa itu tidak langsung dijalankan karena dinamika politik yang tinggi kala itu.
“Permohonan dari PDIP untuk fatwa MA ini tidak dilaksanakan langsung. Baru pada awal Desember (2019) dilaksanakan,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Skandal suap Hasto: Begini klaim soal ancaman jadi tersangka jika PDIP pecat Jokowi
Tersandung kasus suap, Hasto ungkap tak ada motif rintangi KPK tangkap Harun Masiku
Kasus skandal suap Hasto, Sekjen PDIP itu kini merasa haknya terabaikan gegara KPK
Hasto minta bebas usai tersandung skandal dugaan suap dan perintangan penyidikan Harun Masiku
Hasto ditangkap, kongres PDI-P ditunda? begini penjelasan Ganjar Pranowo
Lewat sidang Hasto koordinat Harun Masiku sudah diketahui KPK, tapi penangkapan tak kunjung terjadi
Hasto Kristiyanto akan gunakan teknologi AI untuk susun pledoi di kasus suap dan obstruction of justice