GENMILENIAL.ID – Ketegangan konflik antara Iran dan Israel yang terus meningkat sejak awal Juni 2025 mulai menarik perhatian sejumlah pemimpin dunia.
Terbaru, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi mediator dalam konflik bersenjata dua negara di Timur Tengah tersebut.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, Kamis 19 Juni 2025, Putin menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dampak serangan udara Israel ke Iran yang dinilainya justru memperkuat solidaritas internal masyarakat Iran terhadap para pemimpinnya.
Baca Juga: Kader PDIP laporkan Menkop Budi Arie soal fitnah judi online, diperiksa 29 pertanyaan di Bareskrim
“Hari ini kita melihat di Iran, ada suatu konsolidasi dari masyarakat Iran dan para pimpinan politiknya,” ujar Putin.
Putin menekankan pentingnya solusi damai dan diplomatik untuk menjembatani dua kepentingan besar yang bertabrakan, yakni jaminan keamanan Israel dan ambisi nuklir sipil Iran.
Menurutnya, hanya melalui pendekatan negosiasi, konflik bisa dicegah agar tidak makin meluas.
“Saya percaya, sebaiknya kita mencari cara menghentikan konflik ini dan mencari solusi bagi Israel dan Iran untuk mencapai suatu kesepakatan,” ucapnya.
Baca Juga: Cemburu buta, pria di Jambi tewas diracun pasangan sesama jenis jelang pernikahan
Putin juga mengungkap bahwa lebih dari 200 warga negara Rusia saat ini bekerja di kompleks reaktor nuklir Bushehr di Iran selatan, yang dibangun oleh perusahaan nuklir Rusia, Rosatom.
Hal ini menambah urgensi Rusia untuk turut menjaga stabilitas kawasan.
Namun, tawaran mediasi dari Rusia itu ditolak mentah-mentah oleh Presiden AS Donald Trump.
Dalam wawancaranya dengan NY Post, Trump mengonfirmasi bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Putin, namun menolak peran mediasi Rusia dalam konflik tersebut.
Baca Juga: Ahmad Dhani biayai resepsi Al Ghazali tanpa sponsor, nilainya setara Rolls-Royce
Artikel Terkait
Dubes Iran tegaskan akan terus bela diri selama Israel lanjutkan agresi
Dubes Iran sebut serangan ke Tel Aviv sebagai simbol perlawanan negara-negara yang dizalimi Israel
Iran undang Presiden Prabowo di tengah konflik dengan Israel, apa maksudnya?
Istana soal evakuasi WNI di Iran dari agresi Israel: Masih koordinasi dan pantau situasi
Perang Iran vs Israel: Iran ancam Netanyahu, sebut hukuman yang sebenarnya akan tiba
Konflik Iran-Israel memanas, Kemlu RI sebut 580 WNI terjebak di Qom hingga Rafah
Konflik Iran-Israel memanas, Trump sebut Khamenei target mudah: Kami tahu tempat persembunyiannya