GENMILENIAL.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi mengambil alih persoalan sengketa empat pulau yang menjadi polemik antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Keputusan itu diumumkan pada Senin, 16 Juni 2025, melalui pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi.
Menurut Hasan, langkah ini diambil untuk menyelesaikan polemik secara tuntas dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Jay Idzes jadi rebutan klub elite Italia, beri pesan menyentuh untuk pemain muda Indonesia
"Ini tentu saja sesuai dengan aturan main di negara kita. Maka ini diambil alih oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden langsung, dan dijanjikan secepatnya akan diselesaikan," ujar Hasan di Gedung Kwarnas Pramuka, Jakarta.
Langkah Presiden Prabowo ini juga ditegaskan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Ia menyebut, keputusan diambil langsung oleh presiden usai adanya komunikasi dengan DPR RI.
"Hasil komunikasi DPR RI dengan Presiden RI bahwa Presiden mengambil alih persoalan batas pulau yang menjadi dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara," kata Dasco dalam pernyataannya, Sabtu, 14 Juni 2025.
Empat pulau yang dipersengketakan
Sengketa ini bermula dari klaim terhadap empat pulau yang sebelumnya berada dalam wilayah Provinsi Aceh, namun kini masuk ke dalam wilayah administrasi Sumatera Utara. Keempat pulau tersebut adalah:
- Pulau Panjang
- Pulau Lipan
- Pulau Mangkir Gadang
- Pulau Mangkir Ketek
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diketahui telah menerbitkan keputusan yang mendukung klaim Sumatera Utara, tepatnya pada 25 April 2025. Hal ini memicu reaksi dari berbagai pihak di Aceh.
Baca Juga: Polsek Subang intensifkan patroli, imbau warga aktif jaga keamanan lingkungan
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, menegaskan bahwa proses perubahan status empat pulau itu telah berlangsung jauh sebelum tahun 2022.
“Proses perubahan status keempat pulau tersebut telah berlangsung sebelum 2022, jauh sebelum Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah menjabat,” ujar Syakir dalam keterangan resminya pada 26 Mei 2025.
Artikel Terkait
Catatan khusus perhelatan PON Aceh-Sumut 2024
Haldy Sabri, pengusaha asal Aceh yang menjadi suami Irish Bella
Acheh Innovation and Sustainability Journal resmi diluncurkan, Ketua LPPA Aceh: Wadah bagi para akademisi dan peneliti untuk berkolaborasi
Prabowo sumbang lahan pribadi 20 ribu hektar untuk konservasi gajah di Aceh
Penyelidikan masih dilakukan, Kemenlu ungkap kondisi terbaru korban penembakan WNI di Malaysia asal Aceh
Alasan pengumuman hasil sidang isbat awal Ramadan telat 40 menit setelah masuk waktu Isya, Menteri Agama ungkap menunggu hasil pantauan hilal di Aceh
Presiden Prabowo turun tangan soal sengketa empat pulau Aceh-Sumut, keputusan ditetapkan pekan depan